Kebakaran Bromo: 80 Hektare Sabana hingga Cemara Gunung Hangus

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Malang: Kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas hingga menghanguskan sekitar 80 hektare lahan di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Luas area terdampak bertambah seiring kobaran api yang terus bergerak dari Bukit Jantur atau Bantengan menuju kawasan administrasi Kabupaten Malang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat titik api pertama kali terpantau di kaldera Bromo, Bukit Jantur atau Bantengan, wilayah Kabupaten Probolinggo, pada 3 Agustus 2026. Pengaruh angin yang mengarah ke Kabupaten Malang membuat api mulai merembet memasuki wilayah tersebut sejak 5 Agustus 2026.

Baca Juga :

Antisipasi Kebakaran Bromo Masuk Lumajang, Polisi Bikin Sekat Api
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan kebakaran kini telah menjalar semakin jauh ke wilayah Kabupaten Malang. Berdasarkan pemantauan di lapangan, jarak rembetan api diperkirakan telah mencapai sekitar 2,5 kilometer (Km) dari batas wilayah administrasi.

"Perkiraan luas lahan yang terbakar saat ini sekitar 80 hektare di wilayah Kabupaten Malang dengan vegetasi berupa cemara gunung, mentigen, akasia, dan semak belukar," kata Sadono Irawan, Jumat, 7 Agustus 2026.

Tim gabungan terus memperkuat operasi pemadaman melalui jalur darat dengan membangun sekat bakar dan melakukan penyemprotan air di sejumlah titik. Operasi tersebut didukung armada truk pemadam TNBTS, mobil tangki portabel, truk tangki BPBD Provinsi Jawa Timur, serta truk tangki milik BPBD Kabupaten Malang.

Selain pemadaman dari darat, BPBD Provinsi Jawa Timur mulai menerapkan teknologi *drone water spray* untuk menjangkau titik api di lereng kaldera Bromo. Penyemprotan dilakukan dari kawasan Savana Bromo dengan sasaran bara api yang berada di lokasi sulit dijangkau personel.

Petugas berupaya memadamkan api kebakarna di Gunung Bromo. (Foto: BPBD Kab. Malang)

Sadono menjelaskan, sebanyak 20 personel gabungan juga dikerahkan menggunakan *jet shooter* untuk mempercepat proses pemadaman. Penyemprotan air dilakukan secara bergantian dari jalur poros Malang-Lumajang guna menahan laju penyebaran api.

Kondisi medan yang curam masih menjadi tantangan utama dalam operasi pemadaman. Selain itu, keterbatasan sumber air membuat petugas harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk memenuhi kebutuhan distribusi air ke lokasi kebakaran.

BPBD juga mengusulkan penambahan truk tangki air guna mendukung distribusi air untuk operasi pemadaman, termasuk mendukung penggunaan *drone water spray*. Sementara itu, Balai Besar TNBTS masih menutup sementara akses wisata Gunung Bromo melalui Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, hingga kondisi dinyatakan aman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketahui Adab, Ini Doa Ketika Bersin dan Cara Menjawabnya
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sayembara Begal: Cara Negara Menitipkan Pentungan ke Warga
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Unimerz Gelar Workshop Kurikulum, Matangkan Persiapan Operasional Fakultas Kedokteran
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Timnas Indonesia Butuh Penyerang Lubang untuk Taklukkan Singapura di Piala AFF 2026
• 20 jam lalubola.com
thumb
25 Siswa dan Guru di Bogor Keracunan Usai Diduga Santap Menu MBG
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.