Jakarta: Komisi IX DPR RI merespons kasus pasien BPJS dicibir oleh tenaga medis via media social. Wakil Ketua Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan Charles Honoris mendorong sanksi etik kepada pelaku.
Menurutnya, setiap pasien berhak mendapat pelayanan kesehatan yang manusiawi, dengan tetap menjaga harkat martabatnya. Ia menyayangkan ucapan tenaga kesehatan yang nirempati itu. Sebab, menurutnya profesi tenaga Kesehatan, dibangun atas nilai-nilai kemanusiaan.
"Ketika ada tenaga kesehatan yang memberikan komentar yang tidak berempati, tentu ini sangat disayangkan. Karena profesi tenaga kesehatan dibangun di atas nilai kemanusiaan, sehingga etika dan empati harus selalu dijaga. Dan apabila nantinya terbukti para pelaku melanggar kode etik profesi, saya berharap ada pembinaan dan sanksi etik yang tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Charles.
Baca Juga :
Viral Komentar Nirempati ke Pasien BPJS, Dua Oknum Nakes Minta MaafBaca Juga :
"Saat ini ketersediaan faskes kesehatan dan juga tenaga kesehatan di banyak daerah masih jauh dari kebutuhan masyarakat. Karena itu saya juga berharap anggaran negara harus benar-benar diprioritaskan untuk bisa memperkuat pelayanan dasar," tandas Charles.




