CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Google memastikan akan menghentikan layanan Google Assistant pada ponsel dan tablet Android dalam beberapa pekan ke depan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengalihkan pengguna ke Gemini, asisten berbasis kecerdasan artifisial (AI).
Berdasarkan laporan Engadget, sebagaimana yang dikutip dari Antara, Jumat (7/8), proses penghentian Google Assistant akan dimulai secara bertahap mulai 4 September 2026. Setelah tanggal tersebut, pengguna tidak lagi dapat mengakses layanan Google Assistant pada perangkat yang memenuhi syarat untuk menjalankan Gemini.
Kebijakan ini berlaku untuk ponsel dan tablet Android yang telah memenuhi spesifikasi minimum agar dapat menggunakan Gemini. Selain itu, penghentian layanan juga mencakup sejumlah perangkat pendamping, termasuk headphone yang kompatibel dengan Gemini.
Meski demikian, Google belum mengubah dukungan Google Assistant pada beberapa perangkat lain. Layanan tersebut masih tersedia di Google TV, Google Home, dan perangkat smart display.
Sebelumnya, Google juga menjelaskan bahwa Google Assistant tetap dapat digunakan pada ponsel dengan sistem operasi Android 9 atau versi yang lebih lama serta perangkat yang memiliki kapasitas RAM di bawah 2 GB.
Di sektor otomotif, Google Assistant masih tersedia pada kendaraan yang menggunakan sistem Google built-in. Namun, dukungan layanan tersebut dihentikan untuk kendaraan yang mengandalkan Android Auto yang terhubung dengan ponsel.
Bagi pengguna yang ingin beralih, Google telah menyediakan aplikasi Gemini yang dapat diunduh melalui Google Play Store sebagai pengganti Google Assistant. Dengan transisi ini, Gemini akan menjadi asisten digital utama Google yang menawarkan berbagai kemampuan AI generatif untuk membantu aktivitas pengguna sehari-hari.




