Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah megembangkan lima klaster budidaya rumput laut untuk mempercepat pengembangan industri rumput laut guna membangun ekosistem usaha yang terintegrasi dari hulu ke hilir.
Pelaksana Tugas Kadis Kelautan dan Perikanan NTT Stefania Tunga Boro menyebutkan, lima klaster budidaya meliputi penyediaan bibit unggul, pembangunan kebun bibit, penguatan kapasitas pembudidaya, hingga pengembangan industri pengolahan.
Advertisement
BACA JUGA: KKP Kembangkan Tambak Udang Modern Terbesar di Indonesia
Meski rumput laut menjadi komoditas unggulan pendorong ekonomi pesisir di NTT, Pemprov mencatat pengembangannya masih terhambat masalah di hulu dan hilir.




