Pesan Eks Panglima TNI untuk Purnawirawan: Jangan Hanya Istirahat, Tetap Mengabdi

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Yudo Margono meminta para purnawirawan TNI Angkatan Laut (AL) untuk terus mengabdi kepada bangsa meski telah pensiun.

“Kami mengajak pada seluruh purnawirawan, setelah purna ini jangan hanya berhenti saja. Istilahnya jangan istirahat, tetapi tetap mengabdi,” kata Yudi di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).

Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) tersebut  mengatakan,  bagi TNI AL, pengabdian tidak hanya sebatas menggunakan pakaian dinas atau saat bertugas.

Baca juga: Yudo Margono Sebut Purnawirawan TNI AL Ikut Beri Masukan soal Pengoperasian Alutsista Baru

“Kalau dalam bertugas, kita ada batasnya, sesuai dengan undang-undang. Namun pengabdian kita kepada negara dan bangsa tetap harus kita laksanakan dengan semangat,” ucap dia.

Eks Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) itu mengatakan, para purnawirawan yang tergabung dalam PPAL tetap berkontribusi kepada negara melalui kajian dan masukan terkait pengoperasian alutsista baru yang dimiliki TNI AL.

Menurut Yudo, peran tersebut dilakukan melalui penyampaian pemikiran dan saran kepada jajaran TNI AL yang masih aktif, terutama seiring bertambahnya kapal perang dan alutsista baru.

“Kita para purna tentunya menyumbangkan pemikiran-pemikiran kepada Angkatan Laut, tentunya dengan adanya kapal-kapal yang ada ini, kita melaksanakan kajian-kajian bagaimana untuk melaksanakan operasi dengan berubahnya mungkin alutsista yang ada dari yang lama dulu,” kata Yudo.

Baca juga: Eks Panglima TNI Yudo Margono Terima Penghargaan Militer Tertinggi dari Singapura

Namun, Yudo memastikan PPAL tidak terlibat dalam pengambilan keputusan maupun pelaksanaan operasi, hanya memberikan masukan berdasarkan pengalaman selama berdinas.

Yudo mengatakan, TNI AL telah memiliki standar operasional dalam mengelola kapal perang, termasuk doktrin dan standar tempur untuk setiap jenis alutsista yang dioperasikan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dengan begitu, ia optimistis prajurit TNI AL mampu mengoperasikan alutsista baru secara optimal setelah melalui proses pembinaan personel dan latihan yang telah disiapkan.

“Saya yakin adik-adik saya ke depan bisa dan akan lebih baik dalam manajemen ataupun mengelola standar tempur bagi kapal-kapal perang Angkatan Laut, baik yang ada maupun yang nanti akan baru tiba nanti,” ucap Yudo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fair Finance Asia Desak Perbankan Hentikan Pendanaan untuk Sektor Batu Bara di ASEAN
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Kemenhub audit sistem manajemen keselamatan pascainsiden KMP Mutiara
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
GIIAS 2026 Segera Berakhir, Simak Daftar Merek dan Jadwal Penutupan
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PT Lokta Perbakin Akui Pemilik 995 Senjata di Sekolah Swasta: untuk Ekskul
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Prabowo Injak-Banting Genteng Buatan BRIN, Istana: Presiden Ingin Seng Diganti
• 8 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.