Presiden Prabowo Subianto belum mengirimkan Surat Presiden (Surpres) pengajuan calon Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyampaikan Presiden masih mematangkan sosok yang akan dipilih sebelum mengajukan nama calon kepada DPR untuk menjalani fit and proper test.
“Berkaitan dengan Surpres pengajuan calon definitif Gubernur Bank Indonesia sampai hari ini juga belum ada Supres dari Bapak Presiden yang dikirim ke DPR,” kata Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan pada Jumat (7/8).
Ia menceritakan dalam beberapa waktu terakhir Prabowo aktif berdiskusi dengan berbagai pihak untuk menerima beragam pendapat dan masukan sebagai bahan pertimbangan sebelum menetapkan kandidat yang akan diajukan kepada DPR nantinya.
Politisi Partai Gerindra itu mengatakan sosok Deputi Gubernur Senior BI sekaligus Pejabat Sementara Gubernur BI, Destry Damayanti, dipastikan menjadi salah satu sosok yang masuk dalam pembahasan calon Gubernur BI definitif.
“Apakah Ibu Destry menjadi salah satu yang dipertimbangkan atau nama yang termasuk dibahas? Kami sampaikan itu sudah pasti karena beliau sebagai pejabat gubernur sementara,” ujar Prasetyo.
Selain Destry, Prabowo juga disebut mempertimbangkan beberapa nama lain untuk menduduki jabatan Gubernur BI definitif. “Ada beberapa nama, banyak,” kata Prasetyo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Katadata, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti merupakan calon kuat nakhoda baru bank sentral Indonesia. Kansnya cukup besar karena saat ini Destry dipercaya jadi Pejabat Sementara Gubernur BI. Penunjukan Destry melalui rapat dewan gubernur BI pada 26 Juli 2026 atau sehari setelah Perry mengirimkan surat pengunduran diri kepada Presiden Prabowo.
Destry sudah dua periode terpilih sebagai Deputi Gubernur Senior BI, yakni periode 2019-2024 kemudian berlanjut periode 2024-2029.
Presiden Prabowo sempat memberi sinyal Destry sebagai sosok yang tepat menduduki jabatan Gubernur BI. Di hadapan para tamu undangan, Prabowo melempar pertanyaan mengenai kelayakan Destry untuk melanjutkan kepemimpinan di bank sentral.
"Kayaknya gimana? Oke enggak (Destry)? Terserah DPR nanti," ujar Prabowo saat berpidato dalam acara akad massal 62 ribu unit KPR bersubsidi di 36 provinsi yang berlangsung di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7) siang.
Selain Destry, satu lagi kandidat kuat Gubernur BI yang baru adalah Aida S. Budiman yang saat ini menjabat Deputi Gubernur BI Ia menjabat Deputi Gubernur BI sejak 2022 dengan masa jabatan hingga 2027.
Sebelum menjabat Deputi Gubernur BI, Aida menjabat sebagai Asisten Gubernur membawahi Kebijakan Strategis Sektor Moneter, Bauran Kebijakan Bank Indonesia, dan sinergi dengan bauran kebijakan nasional periode 2020-2022.




