JAKARTA, DISWAY.ID-- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mempercepat penanganan tumpukan sampah di RW03, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat.
Penanganan diprioritaskan untuk segera memulihkan kebersihan lingkungan serta memastikan akses dan aktivitas warga, termasuk menuju sekolah, dapat kembali berjalan normal.
BACA JUGA:Klarifikasi Kuasa Hukum Nyumarno Soal Opini Luar Sidang Dugaan Penganiyaan
Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, mengatakan jajaran DLH langsung melakukan penanganan secara intensif setelah menerima informasi mengenai kondisi tersebut.
“Yang paling utama adalah memastikan lingkungan segera kembali bersih dan aktivitas warga tidak terganggu. Karena itu, jajaran kami di Jakarta Barat mengerahkan sumber daya yang diperlukan untuk mempercepat penanganan di lapangan,” ujar Yogi dalam keterangannya pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Dia menegaskan, percepatan penanganan di Kedaung Kaliangke dilakukan tanpa mengurangi pelayanan pengangkutan sampah rutin terhadap masyarakat di wilayah Jakarta Barat.
BACA JUGA:Pemilik Sudah Meninggal, 995 Senjata Milik Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata cuma Senapan Angin!
“Penanganan di satu lokasi tidak boleh kemudian mengganggu pelayanan warga di tempat lain. Pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan, sementara penanganan di Kedaung Kaliangke diperkuat dengan armada, alat berat, dan personel tambahan,” katanya.
Sementara Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Aldi Jansen, menjelaskan bahwa berdasarkan estimasi sementara, volume sampah yang ditangani mencapai sekitar 140 ton.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Makin Kinclong, Tembus USD 4.294 per Ons di Tengah Memanasnya Selat Hormuz
Untuk mempercepat pembersihan, Sudin LH Jakarta Barat melalui Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Cengkareng mengerahkan sekitar 13 hingga 15 truk pengangkut, satu unit shovel loader, serta 25 personel Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).
“Penanganan kami lakukan secara intensif dengan alat berat untuk mempercepat pemuatan, kemudian sampah langsung diangkut menggunakan armada yang telah disiapkan. Target kami, penanganan utama dapat diselesaikan dalam satu hari sehingga akses warga kembali terbuka dan lingkungan dapat segera ditata,” ujar Aldi.
BACA JUGA:JPU Tak Hadiri Gelar Perkara Dugaan Mafia Tanah Sigi, Kuasa Hukum Pertanyakan Komitmen Kejati Sulteng
Menurut Aldi, petugas di lapangan juga memastikan proses pembersihan dilakukan secara terkoordinasi agar pengangkutan berjalan efektif dan tidak menimbulkan gangguan tambahan bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, Yogi menambahkan bahwa penanganan cepat di lapangan perlu berjalan beriringan dengan penguatan pengurangan dan pemilahan sampah sejak dari sumber.
- 1
- 2
- »





