Air Baku Jakarta Diklaim Masih Aman meski Kemarau Panjang Mengintai

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – PAM Jaya memastikan ketersediaan air baku untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Jakarta masih dalam kondisi aman meski musim kemarau diprediksi berlangsung pada 2026 ini.

Senior Manager Corporate & Customer Communication PAM Jaya Gatra Vaganza mengatakan, hingga saat ini kondisi musim kemarau belum memberikan dampak signifikan terhadap sumber air baku yang digunakan perusahaan.

"Kalau kita lihat dari sisi air baku sih alhamdulillah tidak ada pengaruh yang signifikan. Kami juga sangat aware dengan pemberitaan-pemberitaan adanya musim kemarau ini," kata Gatra kepada Kompas.com melalui telepon, Jumat (7/8/2026).

Baca juga: Rano Karno Bakal Kerahkan PAM JAYA Bantu Wilayah yang Dilanda Kekeringan

PAM Jaya terus memantau kualitas dan kuantitas air baku sebagai langkah antisipasi agar produksi dan distribusi air bersih kepada masyarakat tetap berjalan lancar.

"Dengan adanya kondisi ini kami selalu memantau kualitas dan kuantitas air baku untuk memastikan produksi dan distribusi kami di Jakarta tetap aman," kata Gatra.

Gatra juga memastikan hingga kini belum ada kendala maupun keluhan terkait kondisi air baku.

"Sejauh ini terhadap air baku sih tidak ada keluhan," kata dia.

Menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang, PAM Jaya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.

Salah satunya dengan memperkuat koordinasi bersama Perum Jasa Tirta II (PJT II), badan usaha milik negara yang mengelola sumber air baku.

"Kami terus melakukan monitoring terhadap kualitas dan kuantitas air baku. Selain monitoring, kami juga intens komunikasi dengan PJT II yang memang mengelola sumber air baku," ujar Gatra.

Baca juga: PAM Jaya Beri Kompensasi hingga Rp 50.000 bagi Pelanggan Terdampak Gangguan Air

Ia mengatakan koordinasi tersebut telah dilakukan sejak sekarang untuk mengantisipasi perubahan kondisi selama musim kemarau.

Di sisi lain, Gatra mengungkapkan cakupan layanan air perpipaan PAM Jaya saat ini telah mencapai sekitar 82 persen wilayah Jakarta.

Angka tersebut terus digenjot untuk mencapai target layanan 100 persen pada 2029.

"Realisasinya sampai dengan saat ini sudah di angka 82 persen cakupan pelayanannya," ucapnya.

Untuk mendukung target tersebut, PAM Jaya saat ini memprioritaskan pengembangan jaringan di wilayah timur Jakarta yang mendapat pasokan air baku dari Waduk Jatiluhur.

Sementara itu, pengembangan layanan di wilayah barat Jakarta masih menunggu optimalisasi pasokan dari Waduk Karian.

Baca juga: Air PDAM Keruh, Warga Bekasi Terpaksa Keluar Uang Lagi untuk Beli Air Bersih

Menurut Gatra, terdapat keterlambatan dalam pemanfaatan sumber air tersebut sehingga perusahaan mengambil inisiatif membangun instalasi baru.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Jadi konsentrasinya lebih banyak ke sisi timur Jakarta, mulai dari Jakarta Timur, sebagian Jakarta Selatan hingga sebagian Jakarta Utara. Di Cilincing itu sudah mulai teraliri air," kata Gatra.

Adapun di wilayah Jakarta Barat, PAM Jaya tetap melanjutkan upaya perluasan layanan melalui pembangunan instalasi baru sembari menunggu kesiapan pasokan air baku dari Waduk Karian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berita Populer: Operasional Hemat Truk Listrik Fuso; Sewa Baterai Molis Polytron
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Dampak Kemarau di Yogyakarta, Dompet Dhuafa Distribusi Air Bersih Hingga Pelosok Gunung Kidul
• 9 jam laludisway.id
thumb
Petugas Damkar Kewalahan Padamkan Karhutla di Palangka Raya, Sumber Air Minim
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Jayawijaya Memiliki Potensi Kopi dan Wisata Alam
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Pelatih Tunggal Putri PB Djarum Ungkap Kriteria Atlet yang Berpeluang Lolos Audisi di Makassar
• 7 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.