JAKARTA, DISWAY.ID– Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi meluncurkan 10 buku bertajuk "Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia" di Djakarta Theatre, Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Peluncuran tersebut dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto serta sejumlah pejabat negara, di antaranya Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan Luhut Binsar Pandjaitan, serta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono.
Peluncuran buku tersebut menjadi momentum refleksi atas perjalanan hidup, karier, dan pengabdian Bahlil kepada bangsa.
BACA JUGA:Bahlil Bongkar Penyebab Harga Pertamax Turun Mulai Agustus 2026, Ini Alasannya
Acara itu juga menjadi ruang diskusi yang mengulas berbagai gagasan, kebijakan, dan kontribusinya dalam mendorong pembangunan nasional.
Bedah buku ini mengangkat perjalanan Bahlil dari masa muda hingga dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis di pemerintahan.
Buku itu merekam sejumlah capaian dan gagasan yang menjadi bagian dari perjalanan pengabdian Bahlil selama lima dekade.
Karya tersebut tidak hanya memotret perjalanan personal, tetapi juga menyoroti berbagai kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi, investasi, hilirisasi industri, serta pengelolaan sumber daya alam.
Momentum peluncuran buku yang bertepatan dengan ulang tahun ke-50 Bahlil memberikan makna tersendiri.
BACA JUGA:Calon Gubernur BI Masih Rahasia, Prabowo Pertimbangkan Banyak Nama Sebelum Terbitkan Surpres
Usia setengah abad dipandang sebagai fase refleksi sekaligus pijakan untuk melanjutkan kontribusi dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Dalam sesi bedah buku, para pembicara mengulas berbagai perspektif mengenai kepemimpinan, keberanian mengambil keputusan strategis, hingga pentingnya konsistensi dalam menjalankan kebijakan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Diskusi juga menyoroti pentingnya menghadirkan nilai tambah sumber daya alam melalui hilirisasi, memperkuat investasi berkualitas, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tengah tantangan ekonomi global.
BACA JUGA:Bangun Pabrik Avtur Usai B50, Bahlil: Dimulai Akhir 2026
Selain menjadi dokumentasi perjalanan hidup seorang tokoh nasional, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi generasi muda mengenai arti kerja keras, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada negara.
- 1
- 2
- »





