Melalui Pertamina Youth Program 2026, Pertamina Tingkatkan Literasi Energi Mahasiswa

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - PT Pertamina (Persero) kembali menggelar Pertamina Youth Program (PYP) 2026 sebagai langkah strategis dalam mengedukasi generasi muda mengenai industri energi. 

Program yang diikuti oleh 50 mahasiswa terpilih dari berbagai universitas di Indonesia ini mengusung tema "Pemuda Penggerak Transisi Energi Untuk Kemandirian Nasional." 

Melalui inisiatif ini, Pertamina bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa terkait strategi bisnis perusahaan serta komitmennya dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Para peserta merupakan hasil seleksi ketat dari lebih dari 1.600 pendaftar yang mengirimkan esai. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 800 esai diseleksi oleh dewan juri yang terdiri atas akademisi, profesional, dan perwakilan Pertamina.

Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, mengatakan lonjakan jumlah pendaftar dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 500 peserta menjadi bukti tingginya minat generasi muda terhadap isu energi dan keberlanjutan.

"Antusiasme mahasiswa terhadap isu energi luar biasa. Tahun ini jumlah pendaftar meningkat lebih dari tiga kali lipat. Ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki kepedulian besar terhadap masa depan energi Indonesia dan ingin memahami peran Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional," ujar Arya pada acara pembukaan PYP 2026 di Bogor, Selasa (4/8).

Di acara pembukaan tersebut, para peserta mendapatkan informasi terkait dengan strategi perusahaan dalam menjalankan amanah negara menjaga ketahanan energi sekaligus mendukung Asta Cita melalui penerapan Dual Growth Strategy, yang memaksimalkan bisnis eksisting dan mengembangkan bisnis rendah karbon.

Selain memperkenalkan strategi bisnis, peserta juga mendapatkan penjelasan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, mulai dari program beasiswa, pemberdayaan UMKM, hingga pengembangan Desa Energi Berdikari (DEB).

Arya menjelaskan, DEB menjadi salah satu contoh nyata bagaimana masyarakat dapat memanfaatkan potensi energi nonfosil secara mandiri. 

Ia berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) maupun kegiatan pengabdian masyarakat dengan memperkenalkan berbagai potensi energi terbarukan di daerah.

"Mahasiswa memiliki peran penting sebagai penyambung informasi kepada masyarakat. Ketika mereka kembali ke kampus maupun ke daerah asalnya, kami berharap mereka dapat menyampaikan pemahaman yang utuh mengenai ketahanan energi, transisi energi, dan berbagai peluang pengembangan energi nonfosil," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamendag Melepas Ekspor 3,5 Ton Salak Gula Pasir Bali ke China, Dorong Hilirisasi Produk Pertanian
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Ekspedisi Polda Riau ke Pulau Rupat, Bagikan 500 Bendera dan Tanam 1.000 Mangrove
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Sekolah Swasta di Jaksel Minta Bantuan Pramono hingga KPAI Buntut Temuan 995 Senjata
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Silaturahmi Rektor UNM dan Rektor UNY Perkuat Kolaborasi Riset, Komitmen Pencegahan Kekerasan, dan Pengembangan Institusi
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Puan Maharani: Tenaga Kesehatan Harus Berempati, Termasuk kepada Pasien BPJS
• 10 menit lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.