JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, terutama dalam menjaga stabilitas sektor energi nasional.
Hal ini diungkapkan Prabowo dalam peluncuran buku "10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia" di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Salah satu capaian yang mendapat sorotan Prabowo adalah kebijakan pengendalian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang hingga kini tetap terjaga.
Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan pengelolaan sektor energi yang dilakukan Kementerian ESDM bersama PT Pertamina membuat pemerintah mampu mempertahankan harga BBM bersubsidi di tengah kondisi global yang penuh tantangan.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Dua Guru Bentuk Cara Memimpin: Love Your People dan Yen Wong Cilik Iso Gemuyu
Menurut Prabowo, banyak negara mengalami tekanan terhadap sektor energi sehingga harus menyesuaikan harga bahan bakar. Namun, Indonesia dinilai mampu menjaga stabilitas sehingga masyarakat tidak terbebani kenaikan harga BBM bersubsidi.
"Karena Menteri ESDM dan Pertamina bagus mengelola energi kita, kita bisa menjaga BBM yang disubsidi masih kita tidak naikkan. Walaupun banyak negara lain sudah agak panik, Indonesia masih cool, masih tenang. Bukan tidak menghadapi kesulitan," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengungkapkan dirinya terus mengevaluasi kinerja para menteri di Kabinet Merah Putih.
Ia menyebut Bahlil layak memperoleh rapor "memuaskan", meski mengakui dirinya dikenal tidak mudah memberikan penilaian tinggi kepada anak buahnya.
"Saya terus menilai pekerjaan beliau, beliau harus saya kasih rapor, memuaskan. Orang yang bekerja sama saya lama pasti tahu bahwa saya ini termasuk susah kasih nilai," kata Prabowo.
Prabowo kemudian menjelaskan filosofi penilaiannya dengan gaya yang disambut tawa para tamu undangan. Ia mengatakan nilai sempurna merupakan sesuatu yang tidak mudah diberikan.
Baca Juga: BGN Tegaskan SLHS Syarat Mutlak Setiap Dapur MBG, Beri Tenggat Waktu Urus hingga 10 Agustus 2026
"Karena apa? Seratus itu milik Yang Maha Kuasa," ucapnya sambil berkelakar.
Ia menambahkan, nilai di kisaran 91 hingga 92 sudah tergolong sangat tinggi. Sementara itu, jika seorang menteri memperoleh nilai sekitar 88 hingga 89, menurutnya sudah termasuk kategori memuaskan.
Meski demikian, Prabowo menegaskan penilaian tersebut belum bersifat akhir. Ia mengibaratkan masa kerja kabinet saat ini masih berada di pertengahan semester sehingga para menteri masih memiliki kesempatan untuk meningkatkan kinerja.
"Ini masih dua tahun, bisa dikatakan mid semester, masih ada waktu untuk memperbaiki nilai," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden ke-8 RI tersebut berharap Bahlil Lahadalia melanjutkan pengabdian dengan sebaik-baik sebagai Menteri ESDM.
Penulis : Dian Nita Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- presiden prabowo
- prabowo puji bahlil
- menteri esdm bahlil lahadalia
- bbm subsidi





