JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Anang Supriatna mengonfirmasi Febrio Adiono pernah bekerja menjadi staf eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Namun, kini Febrio sudah tidak lagi menjadi staf Febrie Adriansyah walaupun masih bekerja di Kejagung sebagai staf administrasi.
"Yang namanya Saudara Febrio, yang kami tahu memang dia pegawai Kejaksaan, tapi bukan jaksa. Stafnya (Febrie Adriansyah)," ujar Anang pada awak media, Jumat (7/8/2026).
Baca Juga: Penelusuran soal 4 Pria Pengantar Jasad Sutrimo Pegawai Eks Jampidsus | KOMPAS PETANG
Febrio sebagai Penanggung Jawab SutrimoDiberitakan dalam tayangan Kompas Petang KompasTV sebelumnya, Febrio Adriano tercatat sebagai penanggung jawab Sutrimo.
Sutrimo merupakan pegawai di rumah Febrie yang ditemukan tidak sadarkan diri di depan sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 23 Juli 2026 lalu.
Sutrimo kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Taman Puring, tetapi dinyatakan meninggal dunia.
Dari data dokumen formulir administrasi Sutrimo di RS Muhammadiyah Taman Puring yang didapat KompasTV, tertulis Febrio sebagai kerabat Sutrimo.
Dalam formulir tersebut juga tertulis kronologi yang menyebutkan, "pada pukul 06.37, menelepon kerabat mengeluh sakit, disusul ke lokasi sudah tidak sadar, kemudian mengeluarkan busa dari mulut dan hidung."
Baca Juga: Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dokter yang Pertama Kali Tangani Sutrimo | KOMPAS PETANG
Tim Legal RS Muhammadiyah Taman Puring, Ahmad, mengonfirmasi formulir administrasi tersebut ditulis oleh Febrio.
"Kalau tertulis di dalam berita acara, jam 6.39 yang ditandatangani oleh Febrio, itu memang sudah ada keluhan oleh si pasien yang dirasakan," ujarnya.
Ketika dikonfirmasi siapa pihak yang menuliskan kronologi di dalam formulir administrasi, Ahmad mengatakan pengantarlah yang mengisi langsung formulir tersebut.
"Atas nama Febrio memang tertulis," ujarnya.
Jurnalis KompasTV, Thifal Solesa, juga sempat menghubungi sopir ambulans pengantar jenazah Sutrimo bernama Adit.
Adit mengonfirmasi memang sempat membawa Sutrimo dari tempat ditemukannya ke rumah sakit. Namun, ia enggan memberikan keterangan lebih lanjut.
"Kalau ingin tahu jelasnya ditanyakan saja sama yang pihak yang berwajib. Karena saya memberi keterangan di sana, cukup lengkap dan detail," ucapnya.
Ketika KompasTV ingin mengonfirmasi mengenai siapa saja empat orang yang mengantar Sutrimo, Adit memberikan jawaban kurang lebih sama, agar meminta hal itu ditanyakan kepada pihak berwajib.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- kejagung
- febrio adiono
- eks jampidsus
- febrie
- febrie adriansyah
- sutrimo





