Jakarta: Titik api di atap gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta kembali membesar pada Jumat 7 Agustus 2026 malam. Kobaran api terlihat meluas di bagian paling atas gedung hingga membakar sejumlah bagian dinding dan kaca bangunan.
Dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, petugas pemadam kebakaran mengerahkan dua unit mobil untuk menjangkau titik api yang berada di lantai paling atas. Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena posisi api berada di bagian atap gedung Bapenda DKI Jakarta yang memiliki 12 lantai.
Kondisi tersebut membuat petugas mengandalkan Bronto Skylift atau mobil tangga hidrolik untuk menjangkau titik api di bagian atas gedung. Alat tersebut digunakan karena tekanan air dari posisi di Jalan Abdul Muis disebut tidak mampu menjangkau titik api di lantai 12.
Sebelumnya, kebakaran diketahui berawal dari lantai 11 gedung Bapenda DKI Jakarta sekitar pukul 21.30 WIB. Api kemudian merambat ke bagian atas gedung hingga titik api terpantau berada di atap.
Baca Juga :
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Puing-puing Berjatuhan Saat PemadamanHingga pukul 23.00 WIB, proses pemadaman masih berlangsung. Petugas terus berupaya menjangkau titik api sekaligus melakukan pendinginan di sejumlah bagian gedung.
Sementara itu, belum ada informasi resmi mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam kebakaran tersebut. Petugas masih melakukan proses penanganan dan pendataan di lokasi.




