Jakarta, tvOnenews.com- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti korban begal yang terjadi pada 2 Agustus 2026 kemarin. Ia pun memberikan bantuan untuk keluarga yang ditinggalkan.
- dok.kolase tvOnenews.com/ Instagram @dedimulyadi71
Dalam videonya yang tayang di media sosial pribadinya, Dedi Mulyadi disapa KDM itu mengatakan turut berduka atas kejadian tersebut. Hingga akhirnya, mengundang keluarga korban begal.
Istri dari korban begal itu, bernama Ratnasari. Dia mengadu pada KDM kalau sang suami meninggal dunia dengan meninggalkan dua orang anak.
Anak yang ditinggalkan almarhum pun masih kecil, satunya masih bayi umur 1 tahun, dan anak pertamanya usia 7 tahun. Berlinang air mata Ratna dan sang anak dihadapan KDM.
Dalam pertemuan itu, mereka mendapatkan 2 bantuan untuk korban begal dari Dedi Mulyadi berupa: Uang tunai Rp10 Juta dan uang tabungan deposito Rp50 juta.
"Nah inj saya kasih bantuan,.ua 10 juta buat kebutuhan saat inj, sehari-hari. Dan ini tabungan di bank BJB deposito Rp50 juta ya," ucap Dedi kepada Ratna.
"Rp 10 juta ya untuk sekarang, nah Rp 50 juta untuk deposito karena uang mah, kalau di luar ngagoler cepat habis," sambungnya.
- Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel
Berdasarkan informasi dalam pemberitaan, dijelaskan seorang pengendara motor tewas akibat pembegalan di Jalur Kebun Tebu Pasirbungur (Jalan Raya Sukamandi-Purwadadi), Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Minggu dini hari, 2 Agustus 2026.
Korban yang merupakan suami Ratnasari, dikabarkan dihentikan dan diserang pelaku di area perkebunan tebu yang sepi dan minim penerangan pada Minggu, 2 Agustus 2026, sekitar pukul 04.00 WIB.
Sebelum sadar menjadi korban begal. Rekan suami Ratna, sempat mengira pelaku adalah orang gila. Sebab tiba-tiba memukul bagian kepala.
"Jadi pas itu ‘astaghfirullahaladzim, kirain orang gila kok pukul saya’ kata Suhen. Pas saya lihat Suhen ‘Aduh kepalanya berdarah. Dasar orang gila’. Dikira orang gila,” ungkap ECR pada tayangan YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
"waktu dilihat orang itu berdua, yang satu pegang golok, yang satu pegang bambu,” sambungnya.
Sehubungan dengan ini, mengingatkan pada sayembara tangkap begal berhadiah uang sudah disampaikan Gubernur Jawa Barat itu.




