JAKARTA, KOMPAS.com – Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, yang terbakar pada Jumat (7/8/2026) malam, masih dalam proses sterilisasi, Sabtu (8/8/2026) pagi.
Pantauan Kompas.com sekitar pukul 08.30 WIB, sejumlah petugas pemadam kebakaran terlihat membereskan peralatan dari dalam gedung.
Gerbang masuk gedung Bapenda masih ditutup karena petugas masih melakukan sterilisasi di area dalam gedung.
Baca juga: Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, Polisi Periksa 10 Saksi
Sejumlah mobil pemadam kebakaran juga masih berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi gedung aman.
Jalan Abdul Muis masih ditutup untuk kendaraan dan sekitar 13 truk pemadam kebakaran terparkir di sepanjang jalan tersebut.
Dari luar gedung, bagian fasad depan dan sisi kiri terlihat hangus serta mengalami kerusakan parah akibat kebakaran.
Kerusakan paling terlihat pada bagian lantai delapan hingga beberapa lantai ke atas.
Nampak sejumlah kaca gedung yang pecah dan rusak parah.
Di halaman gedung, tampak kertas berserakan bersama sisa-sisa kayu dan puing bangunan akibat kebakaran.
Bau hangus juga masih tercium di sekitar area gedung Bapenda pada Sabtu pagi.
Berdasarkan data dari Command Center Damkar, informasi kebakaran diterima pada pukul 21.30 WIB melalui saluran Jakarta Siaga 112.
Baca juga: 1 Pekerja Berhasil Dievakuasi Usai Terjebak di Lantai 15 Gedung Bapenda yang Terbakar
"Pengerahan awal dua unit mobil pemadam dan 100 personel ke lokasi kejadian," tulis laporan Command Center Damkar, Jumat malam.
Petugas Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat tiba di lokasi sekitar pukul 21.40 WIB. Proses pemadaman kemudian dimulai satu menit berselang, yakni pukul 21.41 WIB.
Api berhasil dilokalisir setelah petugas melakukan operasi pemadaman sekitar 4,5 jam.
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 21.30 WIB dan mulai melakukan penanganan 10 menit kemudian.
Hingga pukul 01.53 WIB, petugas telah berhasil mengendalikan api dan melanjutkan proses pendinginan.
Sebanyak 37 unit armada dan 185 personel dikerahkan dalam operasi tersebut, termasuk tiga unit Bronto Skylift.
Proses pemadaman sempat berlangsung lama karena titik api berada di lantai 11 hingga lantai 16 gedung dan sulit dijangkau.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




