Jakarta, tvOnenews.com- Kasus Yurizal pasien BPJS menuai perhatian publik di media sosial (Medsos). Termasuk Dinas Kesehatan DKI Jakarta, yang memastikan nakes Jakarta tidak ada yang terlibat pada kasus itu.
- Gambar ilustrasi AI
Kasus pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal yang curhat dan viral. Sebab adanya oknum nakes tidak berempati atau nirempati terhadap curhatan yang mengeluh menunggu lama.
Yurizal pada waktu mencurahkan keluahannya, menyebutkan kalau dirinya harus menunggu berjam-jam sampai 8 jam untuk mendapatkan ruangan.
Dengan begitu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati menegaskan tidak ada tenaga kesehatan (nakes) di fasilitas kesehatan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang mencibir keluhan pasien BPJS Kesehatan melalui medsos.
“Ada lima tenaga kesehatan dan tenaga medis (terindikasi melakukan pencibiran). Tidak ada satupun yang merupakan nakes yang bekerja di fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI,” kata Ani menjelaskan.
Lebih lanjut disampaikan kalau kapasitas Pemprov DKI dalam hal ini melakukan koordinasi dengan pimpinan rumah sakit.
Mengingat pembinaan nakes pada dasarnya merupakan kerja bersama antara Dinas Kesehatan, organisasi profesi, dan pimpinan fasilitas kesehatan.
"Secara detail, tanggung jawab tindakannya akan dilanjutkan pimpinan dari rumah sakit," ujar Ani.
Apakah para Nakes Kena Sanksi?Sehubungan dengan ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pihaknya akan mendalami kasus Yurizal tersebut.
- X @LambeSahamjja
Terlebih kepada Nakes untuk memeriksa status kepegawaian mereka. Hal ini buntut ucapan di medsos dinilai tidak punya empati (nirempati).
"Tindakan selanjutnya, nanti kita akan cek apakah yang bersangkutan statusnya itu pegawai atau masih pelajar," jelas Menkes.
Kronologi Viralnya Yurizal di MedsosBerdasarkan ceritanya lewat thread, Yurizal mengaku sebagai pasien yang menggunakan BPJS Kesehatan.
Lalu masuk ke Rumah Sakit namun tidak disebutkan di mana, hingga dirinya dikabarkan telah meninggal dunia.
Almarhum Yurizal membagikan kisahnya yang menunggu lama untuk mendapatkan Kamar di RS. Lewat akunnya @yurizaltrich pada 22 Juli 2026, ia mengaku menunggu hingga 8 jam untuk menjalani perawatan dan tak kunjung mendapatkan kamar.
"8 Jam belum dapat ruangan, gamau spill RSnya soalnya gue pake BPJS," tulis Yurizal dikutip dari akun Threadsnya, Rabu 5 Agustus 2026.




