TABLOIDBINTANG.COM - Richard Lee memberikan tanggapan atas sejumlah tuduhan yang disampaikan mantan asistennya, Afrizal, dalam persidangan kasus dugaan pelanggaran hak konsumen dan Undang-Undang Kesehatan. Richard menegaskan produk yang dipersoalkan dalam perkara tersebut tidak dibeli melalui toko resmi miliknya.
Sebelumnya, Afrizal dalam kesaksiannya mengungkap sejumlah tuduhan terhadap Richard, termasuk terkait produk kecantikan yang disebut mengandung zat berbahaya hydroquinone. Afrizal mengaku mengetahui proses tersebut karena pernah menjadi asisten pribadi Richard Lee. Ia bahkan menyebut dirinya mendampingi Richard selama 24 jam ketika masih bekerja sebagai asistennya.
“Saya menyaksikan sendiri proses itu karena saat itu saya menjadi ADC-nya. Saya tahu, karena saya mendampingi beliau 24 jam selama menjadi asisten pribadi Richard Lee,” ujarnya.
Selain persoalan produk kecantikan, Afrizal juga menyampaikan kesaksian mengenai urusan pribadi Richard. Ia mengaku pernah diminta mengurus sejumlah keperluan pribadi dokter tersebut pada akhir 2022. Salah satunya, Afrizal mengklaim pernah diminta mencarikan rumah untuk seorang perempuan di Palembang sekaligus mengirimkan sejumlah uang.
“Jadi empat tahun lalu, DRL ini meminta saya untuk mencarikan rumah untuk ani-aninya di Palembang. Dia juga meminta saya untuk mengirimkan sejumlah uang pada ani-aninya itu. Saya punya semua bukti mutasi rekeningnya,” ungkap Afrizal.
Kesaksian tersebut kemudian dibantah oleh pihak Richard Lee. Kuasa hukum Richard, Faizal Hafied, menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam keterangan yang disampaikan Afrizal di hadapan majelis hakim. Menurut Faizal, pihaknya memilih berpegang pada fakta hukum serta Bukti Acara Pemeriksaan (BAP). Ia juga menilai terdapat ketidakkonsistenan dalam keterangan saksi yang dihadirkan pihak Dokter Detektif.
“Untuk membersihkan kaca yang kotor dibutuhkan lap yang bersih. Tidak bisa dengan kain yang kotor. Menegakkan kebenaran itu harus dilakukan dengan jalan yang benar, tidak bisa direkayasa,” tuturnya.
Dalam persidangan tersebut, Richard juga menanggapi tudingan mengenai produk White Tomato yang disebut bermasalah oleh pihak Dokter Detektif. Richard membantah produk yang dipermasalahkan tersebut berasal dari saluran penjualan resmi miliknya. Ia menilai klaim tersebut tidak memiliki dasar apabila tidak disertai bukti transaksi dari toko resmi Richard Lee.
“Satu yang pasti, pertanyaan saksi Samira membeli produk bukan dari toko resmi, Richard Shop dan dr. Richard Lee Shop!” ungkapnya.




