jpnn.com, PURWAKARTA - Polisi masih mendalami dugaan pembunuhan yang dialami satpam atas nama Sumarna di kawasan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.
Jasad korban ditemukan tenggelam dengan kondisi kedua tangan terborgol pada Juli lalu.
BACA JUGA: Sudah 30 Saksi Diperiksa Dalam Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, Humas Polda Jabar Minta Maaf
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam mengatakan, saat ini jajarannya sedang mendalami berbagai kemungkinan untuk mengungkap tabir di balik kematian korban.
"Ada beberapa motif yang kami dalami," kata Febri saat dikonfirmasi, Sabtu (8/8/2026).
BACA JUGA: Setelah Gagal Juara Piala Presiden 2026, Persib Bandung Punya Agenda Padat di Bali
Hingga kini, polisi masih berupaya mengindetifikasi para pelaku yang terlibat dalam tindak pidana tersebut.
Dari hasil analisis sementara dan penyelidikan awal di lapangan, Febri mengindikasikan bahwa dugaan pelaku tidak bertindak sendirian.
BACA JUGA: Dedi Mulyadi Siapkan Knalpot Standar Gratis, Motor di Bawah Rp25 Juta Jadi Sasaran
"Kemungkinan lebih dari satu (pelakunya)," ujarnya.
Saat ini Satreskrim Polres Purwakarta terus mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian, serta menunggu hasil visum resmi untuk memperjelas penyebab pasti kematian Sumarna.
Sementara, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, total 30 saksi diperiksa penyidik gabungan Ditreskrimum Polda Jabar dan Polres Purwakarta.
"Masih perlu banyak penambahan saksi-saksi yang saat ini sudah mencapai 30-an orang," kata Hendra di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta.
Perwira menengah Polri itu pun menyampaikan permohonan maaf, dan janji penyidik segera mengungkap dan menangkap para terduga pelaku.
"Kami masih mohon maaf saat ini kami masih proses penyelidikan dan penyidikan. Bahwa ini merupakan suatu PR buat kami untuk bisa segera mengungkap ya. Kami akan lakukan secara profesional dan kami akan terus berusaha dengan keras ya bisa mengungkap kasus ini," pungkasnya. (mcr27/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina




