Digitalisasi UMKM di Sidrap Digenjot Lewat QRIS dan Google Maps

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, SIDRAP– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menggelar program kerja individu dengan fokus pada digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Rabu, 5 Agustus. Program ini meliputi sosialisasi dan pendampingan pembuatan QRIS serta penempatan lokasi usaha di Google Maps, bertujuan membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan visibilitas usaha secara daring.

Penanggung jawab program, Rosmini Suci Ramadhana, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan kunci agar UMKM mampu bersaing di era ekonomi digital yang semakin kompetitif. “Melalui program ini kami berharap pelaku UMKM dapat memanfaatkan QRIS dan Google Maps untuk meningkatkan kemudahan transaksi, memperluas jangkauan pemasaran, serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan. Dengan demikian, usaha yang dijalankan dapat berkembang secara lebih efektif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Ahmad, pemilik usaha Abidzar Teh & Kopi, mengapresiasi inisiatif tersebut. “Program ini sangat membantu pelaku UMKM karena memudahkan kami dalam membuat QRIS sebagai metode pembayaran digital, sekaligus mendaftarkan lokasi usaha di Google Maps sehingga pelanggan lebih mudah menemukan toko. Pendampingan seperti ini sangat bermanfaat untuk mendukung perkembangan usaha di era digital,” bebernya.

Program ini dijalankan di bawah bimbingan Rastiawaty, S.H., M.H., Dosen Pendamping Posko KKN Desa Sereang, dengan tujuan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terutama pada poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta 4 (Pendidikan Berkualitas). Kegiatan meliputi sosialisasi, pendampingan pembuatan QRIS, registrasi lokasi usaha di Google Maps, dan edukasi manfaat transformasi digital bagi UMKM.

Lebih lanjut, sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa KKN juga menyerahkan buku panduan digitalisasi UMKM kepada pelaku usaha agar proses penerapan teknologi dapat diteruskan secara mandiri setelah program berakhir. Harapannya, semakin banyak pelaku UMKM di Desa Sereang yang mampu memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing usaha, memperluas akses pasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Potret Kobaran Api Mengamuk di Gedung Bapenda DKI
• 9 jam laludetik.com
thumb
Arab Saudi, Turki, dan Pakistan Sepakati Pakta Pertahanan Makkah, Bentuk Aliansi Mirip NATO
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Ini 10 HP Termahal di Dunia Tahun 2026
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Bahlil sebut Indonesia tetap Larang Ekspor Bauksit dan Tembaga
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kanada luncurkan pusat keamanan inovasi pertahanan kuantum pertama
• 16 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.