Bola.com, Jakarta - Dari turnamen yang lahir saat sepak bola Indonesia berada dalam krisis hingga menjadi satu di antara yang paling ditunggu publik, Piala Presiden terus menemukan cara untuk tetap relevan dalam delapan edisi selama sebelas tahun.
Trofi Piala Presiden 2026 akhirnya terangkat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam WITA.
Bola.com menjadi saksi ketika Persebaya Surabaya keluar sebagai juara baru setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti 6-5 menyusul hasil imbang 1-1 selama 120 menit.
Bagi Persebaya, itu adalah gelar pertama di Piala Presiden. Namun, bagi turnamen ini, malam di Bali lebih dari sekadar penentuan juara.
Final edisi 2026 menandai berakhirnya edisi kedelapan Piala Presiden sejak pertama kali digelar pada 2015.
Sebelas tahun setelah lahir di tengah situasi yang tidak biasa, turnamen itu masih berdiri ketika banyak kejuaraan serupa hanya menjadi bagian dari catatan sejarah.
Pertanyaannya kemudian muncul, mengapa Piala Presiden mampu bertahan ketika banyak turnamen datang dan pergi?




