Seoul: Sebagian besar wilayah Korea Selatan menghadapi gelombang panas dengan suhu siang hari diperkirakan mencapai 37 derajat Celsius, menurut prakiraan Korea Meteorological Administration (KMA) yang dikutip Yonhap News Agency, Sabtu, 8 Agustus 2026.
KMA memperkirakan hujan deras hingga 100 milimeter akan mengguyur sebagian wilayah pesisir timur dan daerah pegunungan di Provinsi Gangwon pada Sabtu sore. Sementara itu, Seoul dan wilayah tengah diperkirakan menerima curah hujan hingga 40 milimeter.
Meski suhu diperkirakan turun sementara saat hujan turun, cuaca panas dan lembap diperkirakan kembali mendominasi setelahnya.
Di tengah kondisi tersebut, otoritas Korea Selatan untuk sementara mengurangi atau menghentikan sebagian pelaksanaan ujian praktik mengemudi karena kekhawatiran terhadap risiko penyakit akibat paparan panas.
Data pemerintah menunjukkan rata-rata 638 kasus gangguan kesehatan akibat gelombang panas tercatat setiap tahun pada periode awal hingga akhir Agustus selama 2021-2025, hampir tiga kali lipat dibandingkan rata-rata 215 kasus pada periode 2011-2015.
Sepanjang periode yang sama pada 2024, tercatat 1.299 kasus penyakit terkait panas dengan 12 korban meninggal dunia.
Badan meteorologi memperkirakan gelombang panas akan berlanjut hingga akhir Agustus, dengan suhu siang hari umumnya berada pada kisaran 31 hingga 35 derajat Celsius di berbagai wilayah Korea Selatan.
Baca juga: Korsel Tetapkan Gelombang Panas sebagai Bencana Nasional usai Kematian 19 Warga




