Kemenaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas, 208 Peserta Ikuti Program Kewirausahaan di Makassar

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Kendari mendorong penguatan kewirausahaan inklusif dan perluasan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas di Kota Makassar.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Layanan Kewirausahaan, Sosialisasi Penempatan Disabilitas, dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) yang digelar di Aula Balai Sentra Wirajaya Kementerian Sosial RI, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Dr. Sukro Muhab, dan diikuti sekitar 208 peserta yang terdiri atas penyandang disabilitas, pelaku usaha, serta perwakilan perusahaan dan pemangku kepentingan bidang ketenagakerjaan.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, turut hadir dan menyampaikan apresiasi terhadap program yang dinilai dapat membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Sementara itu, Kepala BPKK Kendari, Mashur Malaka, menjelaskan bahwa BPKK Kendari merupakan Unit Pelaksana Teknis Kementerian Ketenagakerjaan RI dengan wilayah kerja meliputi Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pembekalan, informasi, serta pemahaman mengenai kewirausahaan inklusif. Program ini sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam menciptakan kesempatan kerja yang terbuka, setara, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh warga negara tanpa diskriminasi.

“Kegiatan ini diikuti sekitar 208 peserta yang terdiri dari penyandang disabilitas, pelaku usaha, serta perusahaan yang diharapkan dapat membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” jelas Mashur.

Pada kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Dr. Sukro Muhab, menegaskan bahwa pengembangan kewirausahaan menjadi salah satu solusi strategis untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa saat ini sekitar 59 persen tenaga kerja Indonesia berada di sektor informal. Karena itu, penguatan kewirausahaan dinilai perlu terus didorong melalui berbagai program pelatihan, vokasi, dan perluasan kesempatan kerja.

“Kementerian Ketenagakerjaan tidak hanya menyiapkan tenaga kerja siap masuk industri, tetapi juga mencetak masyarakat yang siap menjadi wirausaha sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.

Sukro juga menekankan pentingnya mendorong masyarakat agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui pengembangan usaha.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan terkait kewirausahaan, penempatan tenaga kerja disabilitas, serta pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri Pemula. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas peserta sekaligus membuka akses terhadap pengembangan usaha dan kesempatan kerja.

Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap pelaksanaan program perluasan kesempatan kerja, Prof. Dr. Sukro Muhab menyerahkan cendera mata kepada Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham.

Turut mendampingi Wakil Wali Kota Makassar, Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Zainal Ibrahim.

Hadir pula Direktur Bina Penempatan Tenaga Kerja Khusus, Kepala BPVP Makassar, Kepala BPKK Kendari, Kepala BPVP Kendari, Kepala Balai K3 Makassar, Kepala BPVP Pangkep, Kepala BPVP Bantaeng, serta Kepala Balai Sentra Wirajaya Kementerian Sosial RI. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Spider-Man: Brand New Day Cetak Rekor, Tembus Pendapatan Rp8,9 Triliun dalam Sepekan
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, John Herdman dan Pemain Disemprot Suporter
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Ramai-ramai Soroti Penangkapan 2 Warga soal Pidato Prabowo, Ini Duduk Perkaranya
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Harga Emas Antam dan Pegadaian Naik di Akhir Pekan, Ini Daftar Lengkapnya
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pemerintah Mengaktifkan hingga 100 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia pada Akhir Agustus 2026
• 4 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.