India dilanda banjir paling parah dalam beberapa tahun terakhir. Hampir 100 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Dilansir AFP, Sabtu (8/8/2026), banjir dahsyat tersebut melanda negara bagian Assam. Desa-desa terkubur dalam lumpur setelah banjir.
Setidaknya 97 orang tewas dalam banjir di Assam yang telah berdampak pada hampir 170.000 orang. Ribuan orang yang terpaksa mengungsi sementara karena sungai yang meluap membanjiri rumah dan lahan pertanian.
Air banjir telah menenggelamkan lebih dari 14.000 hektar lahan pertanian.
Seorang jurnalis AFP melihat rumah-rumah yang setengah terendam. Pohon-pohon tumbang dan kendaraan yang terkubur di bawah lumpur di seluruh distrik Sivasagar yang paling parah terkena dampak.
Ketua Menteri Assam, Himanta Biswa Sarma, mengunggah video pada hari Jumat (7/8), yang memperlihatkan dirinya menghibur orang tua seorang anak laki-laki berusia 13 tahun yang meninggal saat mencoba menyelamatkan anjing peliharaannya dari banjir.
"Tidak ada orang tua yang harus mengucapkan selamat tinggal kepada anak mereka," tulisnya.
Menteri Kesehatan India, J.P. Nadda, yang mengunjungi wilayah yang dilanda banjir pada hari Kamis lalu, mengatakan skala kehancurannya "sangat besar sehingga akan membutuhkan waktu" untuk memulihkan keadaan.
"Desa demi desa telah terendam," katanya kepada wartawan.
(lir/lir)





