jpnn.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) untuk mengusut penyebab kebakaran di Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang terjadi Jumat (7/8) malam.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya melibatkan Puslabfor untuk menyelidiki penyebab kebakaran Gedung Bapenda.
BACA JUGA: 20 Tahun Berlaku, Perda Pencemaran Udara Jakarta Dinilai Tak Lagi Memadai
"Dengan hadirnya Puslabfor untuk menentukkan penyebab dari asal api, di mana titik api,” kata Budi saat ditanya awak media, Sabtu (8/8).
Dia mengatakan seorang pekerja inisial G sempat terjebak ketika terjadi kebakaran Gedung Bapenda.
BACA JUGA: Bepergian saat Musim Kemarau? Pastikan Oli Mesin Kendaraan Sudah Diganti
Menurut Budi, tim penyelamat kemudian mampu menyelematkan korban dan saat ini masih dalam penanganan medis.
"Kami juga mendoakan bersama para korban. Dalam kondisi sekarang masih dalam perawatan, masih sesak nafas. Ini keterangan dari dokter karena kondisi berada di lokasi kejadian,” kata dia.
BACA JUGA: 6 Pelabuhan ASDP Kini Terapkan Standar Baru Keselamatan Nasional
Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta sebelumnya mengatakan mendapat laporan kebakaran Gedung Bapenda pada Jumat (7/8) pukul 21.30.
Tim kemudian dikerahkan ke lokasi dan api sudah dipadamkan pada Sabtu (8/8) pukul 01.53 WIB.
Petugas damkar mengerahkan 30 unit mobil pemadam kebakaran dan 180 personel ke lokasi, termasuk tiga bronto skylift.
Sebelumnya, Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat Triyanto menyebut sumber api kebakaran Gedung Bapenda dari ruang server di lantai 11, lalu menjalar ke lantai lain.
"Diduga api berasal dari ruang server lantai 11," ucap Triyanto. (ast/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Aristo Setiawan



