Seorang kurir bernama Muhaimin (40) mengaku baru mengetahui Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta terbakar saat tiba di lokasi. Dia datang untuk mengantarkan paket ke lantai 13 gedung tersebut.
Muhaimin mengatakan dia dari kawasan Sunter, Jakarta Utara, untuk mengantarkan paket berupa kardus dan barang panjang. Dia mengaku tidak mengetahui gedung yang menjadi tujuan pengiriman sedang terbakar.
"Pas nyampe tahunya, baru tahu. Ini barangnya ini sih, kardus sama ini nih, yang panjang," kata Muhaimin saat ditemui di lokasi, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Muhaimin, paket yang dibawanya disebut berisi bunga-bunga dari kertas untuk dekorasi. Dia menduga barang tersebut akan digunakan untuk keperluan dekorasi menjelang 17 Agustus.
"Katanya sih bunga-bunga dari kertas. Buat dekor, mungkin buat 17-an kali tadi ya," katanya.
Muhaimin mengatakan paket tersebut rencananya diantar ke lantai 13 Gedung Bapenda DKI. Dia berangkat dari Sunter sekitar pukul 10.30 WIB setelah sebelumnya mengambil barang di tempat lain.
"Jam setengah 11-an tadi, soalnya ini ambil barang yang lain juga. Ngambil di tempat yang lain dulu," katanya.
Setibanya di lokasi, Muhaimin tidak bisa masuk ke dalam gedung karena kebakaran. Dia kemudian menghubungi penerima paket untuk mengalihkan pengiriman ke rumahnya di Jakarta Selatan.
"Udah, udah hubungin customernya, suruh anterin ke rumahnya," ucap Muhaimin.
Muhaimin mengaku kaget ketika tiba di lokasi. Dia bahkan sempat bingung harus mengantarkan paket tersebut ke mana.
"Bengong di situ tadi saya kan bingung nganternya ke mana. Makanya kaget, 'meledak, meledak apa?', saya enggak tahu juga," tuturnya.
Muhaimin mengaku baru pertama kali mengantarkan paket ke Gedung Bapenda DKI. Selama sekitar dua tahun menjadi kurir, dia baru kali ini mengalami kejadian seperti tersebut.
"Saya udah 2 tahunan. Tapi ngalamin ini baru sekali," tuturnya.
(bel/zap)




