Kemenekraf Libatkan Pemda dalam Pengembangan Ekosistem Gim

metrotvnews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) melibatkan pemerintah daerah dalam upaya untuk menumbuhkan dan mengembangkan ekosistem gim. Pengembangan tersebut merupakan Rencana Induk Ekonomi Kreatif 2026–2045.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menjelaskan bahwa Peraturan Presiden Nomor 37 tahun 2026 tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif 2026–2045 mencakup pengaturan kolaborasi kementerian dan lembaga serta peran pemerintah daerah dalam pengembangan usaha ekonomi kreatif, termasuk pengembangan gim.

"Kita ingin tidak semua pegiat gim baik itu board game maupun games digital itu semua lari ke asosiasi pusat, tetapi kita ingin pemerintah daerah bisa menjadi bapak asuhnya mereka juga begitu," kata Riefky dikutip dari Antara, Sabtu, 8 Agustus 2026.

"Jadi ekosistem ini bisa berkembang juga dengan keterlibatan pemerintah daerah," imbuh Riefky dalam sesi diskusi mengenai usaha pengembangan gim di ajang Hari Game Indonesia (HARGAI) 2026.

Baca Juga :

The Local Market Pasar Wiwitan, Wadah Kolaborasi Ekraf dan UMKM
Ia menyampaikan bahwa Rencana Induk Ekonomi Kreatif 2026–2045 mencakup upaya untuk menumbuhkan industri gim nasional sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Strategi pemerintah untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif selama periode 2026 sampai 2029, menurut dia, mencakup pembiayaan, pemasaran, pelatihan, dan investasi untuk usaha ekonomi kreatif.

Riefky mengatakan bahwa Kemenekraf bersinergi dengan 22 kementerian dan lembaga pemerintah lain, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital serta Kementerian Perdagangan, untuk mendukung peningkatan usaha ekonomi kreatif, termasuk usaha pengembangan gim.

Menurut dia, Kementerian Ekonomi Kreatif juga berkolaborasi dengan komunitas kreator gim seperti Asosiasi Game Indonesia (AGI) agar dapat memfasilitasi pemenuhan kebutuhan pelaku industri.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya. Foto: Metrotvnews.com/Duta.

Ia mencontohkan, pemerintah telah berkolaborasi dengan asosiasi untuk memfasilitasi sepuluh pengembang gim asal Indonesia untuk menampilkan karya dalam ajang Gamescom 2025 di Cologne, Jerman. Partisipasi pengembang Indonesia dalam ajang tahunan itu membuka peluang mereka untuk bekerja sama dengan pelaku usaha gim internasional.

Selain itu, Kementerian Ekonomi Kreatif mendukung perusahaan-perusahaan gim rintisan agar bisa tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Timnas Indonesia Gagal di ASEAN Championship 2026, DPR Soroti Kebijakan Naturalisasi
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Harga Pangan Nasional Hari Ini 9 Agustus 2026, Cabai Rawit Merah Tembus Rp59.650 per Kilogram
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Cuma 2 Jam Latihan Beban per Minggu Bisa Bantu Panjangkan Umur
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Jakut pangkas 5.157 pohon rawan tumbang antisipasi cuaca ekstrem
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Festival Lembah Baliem Papua Digegerkan Penembakan, 2 Orang Jadi Korban
• 19 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.