VIVA – Kabar menggembirakan datang dari bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, yang kembali mendapat kepercayaan penting di Borussia Monchengladbach menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Pemain berusia 29 tahun itu resmi masuk dalam jajaran dewan tim Die Fohlen bersama beberapa pemain senior lainnya.
Keputusan tersebut diumumkan pelatih kepala Borussia Mönchengladbach, Eugen Polanski, sesaat sebelum berakhirnya kamp pelatihan tim di Tegernsee. Polanski menetapkan struktur kepemimpinan baru yang akan menjadi bagian penting dalam perjalanan Gladbach menghadapi musim kompetisi berikutnya.
Tim Kleindienst tetap dipercaya memegang ban kapten Borussia Mönchengladbach. Sementara itu, Nico Elvedi mendapatkan promosi sebagai wakil kapten setelah Rocco Reitz meninggalkan klub untuk bergabung dengan RB Leipzig.
Menariknya, nama Kevin Diks berada dalam kelompok pemain yang dipercaya menjadi bagian dari dewan tim. Diks akan menjalankan peran tersebut bersama Philipp Sander dan Moritz Nicolas, sedangkan Kleindienst dan Elvedi menjadi dua figur utama dalam struktur kepemimpinan skuad.
- borussia.com
Polanski menjelaskan bahwa keputusan tersebut bukan sekadar formalitas di dalam tim. Menurutnya, para pemain yang masuk dewan tim memiliki tanggung jawab untuk menjadi penghubung antara skuad dengan staf kepelatihan.
“Tim akan tetap menjadi kapten kami, jadi dia adalah kapten lama sekaligus kapten baru,” kata Polanski setelah kemenangan 4-1 dalam laga persahabatan melawan TSG Hoffenheim di Schwaz dikutip dari situs resmi Borussia Monchengladbach.
Untuk posisi wakil kapten, Polanski memberikan kepercayaan kepada Elvedi yang sebelumnya bukan sosok paling vokal di ruang ganti. Pelatih asal Jerman itu justru melihat kepemimpinan Elvedi melalui sikap serta performanya ketika berada di atas lapangan.
“Nico bukanlah orang yang paling vokal di ruang ganti, tetapi dia adalah seorang pemimpin di lapangan dan panutan dalam apa yang dia katakan dan lakukan,” kata Polanski.
- https://www.borussia.com/
Bagi Kevin Diks, masuknya nama pemain Timnas Indonesia tersebut ke dalam dewan tim menjadi sinyal kuat mengenai kepercayaan yang diberikan klub kepadanya. Status itu sekaligus memperlihatkan bahwa Diks tidak hanya dipandang sebagai pemain bertahan yang memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi.





