JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako periode Juli-September 2026 pada Agustus 2026.
Pencairannya dilakukan secara bertahap sehingga waktu masuknya bantuan dapat berbeda bagi setiap penerima.
Karena penyaluran dilakukan bertahap dan data penerima dapat mengalami pembaruan, masyarakat yang ingin memastikan apakah namanya masih tercatat sebagai penerima bansos dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial.
Baca Juga: Kemensos Cairkan Bansos PKH, BPNT, dan Sembako, Ini Cara Cek Penerima di cekbansos.kemensos.go.id
Cara Cek Penerima Bansos PKH, BPNT, dan SembakoPengecekan dapat dilakukan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada KTP.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK sebanyak 16 digit sesuai KTP.
- Masukkan huruf kode atau captcha yang tersedia.
- Klik tombol “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan hasil pencarian berdasarkan data penerima manfaat.
Laman resmi Cek Bansos Kemensos menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai sumber data.
Status desil dalam DTSEN bersifat dinamis dan dapat diperbarui melalui desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos apabila terdapat data yang tidak sesuai.
Hingga awal Agustus 2026, bansos PKH telah disalurkan kepada lebih dari 7 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sedangkan bantuan sembako telah diterima lebih dari 12 juta KPM.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan proses penyaluran masih terus berlangsung dan ditargetkan rampung sepanjang Agustus 2026.
Nantinya, lebih dari 18 juta KPM akan menerima bantuan sembako, sementara lebih dari 10 juta KPM menerima bantuan PKH.
Baca Juga: Bansos PKH, BPNT, dan Sembako Agustus 2026 Sudah Cair, Ini Cara Cek Apakah Termasuk KPM atau Tidak
"Penyaluran bantuan sosial kita di triwulan ketiga, sampai sekarang terus berproses, sudah lebih dari 7 juta (KPM) yang disalurkan untuk PKH dan lebih dari 12 juta (KPM) untuk bantuan pangan non-tunai atau bantuan sembako," kata Gus Ipul dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/8/2026), dikutip dari laman resmi Kemensos.
Menurutnya, penyaluran bansos dilakukan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dimutakhirkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap tiga bulan.
Data tersebut terus berubah mengikuti kondisi masyarakat seperti adanya penerima yang meninggal dunia, pindah domisili, menikah, lulus dari program, hingga perubahan tingkat kesejahteraan.
Penulis : Dian Nita Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- bansos pkh
- bansos bpnt
- cek bansos kemensos





