DEPOK, KOMPAS.com - Bagi Alya, mengikuti lomba lari bukan sekadar mengejar garis finis.
Bocah berusia 11 tahun itu justru menemukan kesenangan baru setelah melihat sang ayah rutin berlatih setiap pagi.
Minggu (9/8/2026) pagi, Alya mengikuti kategori 5 kilometer (5K) dalam BTN UI Green Marathon 2026 yang berlangsung di kawasan Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok.
Ia datang bersama ayahnya, Wisnu (39), yang juga mengikuti perlombaan tersebut.
Dengan mengenakan jersey lomba berwarna hijau-kuning dan kacamata olahraga, Alya tampak percaya diri berada di antara peserta lain yang mayoritas orang dewasa.
"Senang," kata Alya saat ditemui Kompas.com.
Baca juga: Kemlu Run 2026 di Jakpus Hari Ini, Simak Rekayasa Lalin dan Rute Alternatifnya
Saat ditanya apakah ia merasa kelelahan setelah berlari, Alya menggeleng.
"Nggak terlalu," ujarnya.
Ketertarikan Alya terhadap olahraga lari sebenarnya bukan muncul secara tiba-tiba.
Sebelum mengikuti BTN UI Green Marathon 2026, ia sudah beberapa kali mengikuti lomba dengan jarak yang lebih pendek, yakni 3 kilometer dan 2,5 kilometer.
Namun, keinginan mencoba jarak 5 kilometer muncul setelah Alya melihat ayahnya rutin berlatih untuk maraton.
Wisnu mengatakan, putrinya kerap ikut berlari ketika dirinya menjalani latihan.
"Terus dia minta 5K karena saya latihan maraton, ternyata ngikut setiap hari. Jadi lihat saya setiap pagi latihan. Terus dia ingin ikut," kata Wisnu.
Sebelum BTN UI Green Marathon, Alya juga telah mengikuti lomba 5K yang digelar Planet Sports.
Dalam latihan sehari-hari, jarak lari Alya biasanya sekitar 3,8 kilometer.
Untuk perlombaan kali ini, ia memasang target sendiri.
Baca juga: Jejak Niat Saepul Mutilasi Pria di Depok, Berawal Ingin Gasak Motor PCX Korban
Alya berharap bisa menyelesaikan lari dengan catatan waktu yang lebih baik.
"Targetnya 3,5K, tapi tadi dapatnya 3,1K. Jadi dapat PB hari ini," kata Wisnu.