Sinyal ”Geser Sedikit Mati”, Madu Perempuan Timor Menembus Pasar Daring

kompas.id
7 jam lalu
Cover Berita

Ajira Jumardin (34) menyandarkan ponsel di sudut jendela kamar sambil menggesernya perlahan hingga ponsel menangkap sinyal internet. Agar sinyal tak hilang, posisi ponsel jangan sampai bergeser sejengkal pun dari titik itu.

”Kami bilang, ini sinyal GSM. Singkatan dari geser sedikit mati. Jadi, jangan coba-coba geser HP (ponsel), sinyal akan hilang,” kata Ajira dari rumahnya di Desa Mutis, Kecamatan Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, suatu pagi pada akhir Juli 2026.

Dari titik itulah jalan madu produksi kelompok perempuan Desa Mutis menuju pasar daring bermula.

Perempuan itu lalu mengirimkan foto madu dalam kemasan botol ukuran 350 mililiter lewat aplikasi percakapan. Foto dikirim kepada temannya di Kota Kupang yang berjarak sekitar 150 kilometer ke arah barat daya dari Mutis. Foto berukuran hanya 2 megabita itu baru bisa terkirim setelah tiga menit.

GSM atau geser sedikit mati yang dimaksud Ajira bukanlah operator jaringan seluler. Singkatan itu sengaja dibuat untuk menggambarkan betapa sulitnya mendapatkan sinyal internet. Sinyal itu diduga datang dari pemancar di sisi selatan Pulau Timor. Perkampungan Desa Mutis berdiri dekat puncak Gunung Mutis, dataran tertinggi di Pulau Timor. Sinyal internet baru menjangkau desa itu dalam dua tahun terakhir.

Agar dudukan ponsel tetap stabil, Ajira menggunakan potongan kayu bakar untuk menahannya. Dari sisi luar jendela, ia menegakkan pelepah pisang demi menghalau empasan angin. Setelah yakin ponsel tak bergeser, sambil tengkurap di tempat tidur dekat jendela, ia mengusap layar ponsel untuk berkomunikasi.

Dianggap melek teknologi, Ajira sering diberi tugas mengirimkan foto produk yang diolah kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Mutis. Semua anggota kelompok itu perempuan, termasuk Ajira. Kebanyakan dari mereka masih gagap teknologi sehingga Ajira menjadi andalan.

Salah satu produk UMKM itu adalah madu yang dipanen dari hutan Mutis. Daerah yang masuk dalam kawasan konservasi itu terus dijaga kelestariannya. Turun-temurun masyarakat merawat hutan sehingga, pada gilirannya, alam membalas dengan madu berlimpah. Setelah dipanen, madu dijual melalui pasar daring.

Lantaran kondisi sinyal internet yang sulit, Ajira tidak langsung mengunggah produk itu ke lokapasar. Kelompok UMKM tersebut belum memiliki akun penjualan sendiri di lokapasar. Proses membuat dan mengelola akun membutuhkan dukungan sinyal internet yang kuat. Karena itu, mereka masih menitipkan penjualan pada akun sesama pelaku UMKM di kota.

Dari Mutis, Ajira terlebih dahulu mengirimkan foto kepada temannya di Kupang. Selanjutnya, foto diunggah ke lokapasar melalui toko milik temannya. Ada komisi dari setiap penjualan. ”Biasanya dijual lewat toko online Shopee. Cari saja madu Timor,” kata Ajira. Adapun harga madu yang dijual kelompok itu Rp 65.000 untuk ukuran 350 mililiter.

Serial Artikel

Rusa Timor yang Nyaris Punah di Cagar Alam Mutis-Timau

Rusa timor termasuk hewan endemik di Pulau Timor. Sebarannya di Pulau Jawa, Sulawesi, Kalimantan, dan Papua. Ironisnya, keberadaan rusa itu di Pulau Timor terancam punah, termasuk di Cagar Alam Mutis-Timau.

Baca Artikel
Naik kelas

Buktinya, di lokapasar Shopee, madu Timor dengan mudah ditemukan. Belum lagi unggahan di media sosial seperti Instagram dan Facebook. Pembeli dapat terhubung dengan akun yang menjualnya. Pemilik akun kemudian menghubungi kelompok UMKM perempuan Timor yang menyediakan madu.

Terjualnya madu di lokapasar menjadi salah satu pencapaian kelompok UMKM dari Desa Mutis. Produk olahan mereka mulai dikenal luas. Dulu, madu hanya bisa dijual di pasar tradisional. Itu pun tidak semuanya dapat terjual karena sulitnya akses transportasi dari Mutis ke pasar.

Pasar terdekat adalah Pasar Kapan yang berjarak sekitar 26 kilometer. Sekitar 20 kilometer di antaranya berupa jalan dengan tanjakan tajam, turunan curam, berbatu, berlumpur, dan tanpa sepotong aspal pun. Jembatan juga tak ada. Jaringan listrik belum menjangkau desa itu. Lebih kurang 600 jiwa penduduk di desa tersebut terisolasi akibat minimnya pembangunan infrastruktur.

Harga sewa mobil dari Kota Kupang ke Mutis paling murah Rp 5 juta. Hanya mobil bergardan ganda yang bisa menembus medan itu. ”Jadi, ketika sinyal internet masuk meski tidak stabil, kami manfaatkan untuk jualan. Tetap bersyukur dengan kondisi ini,” kata Ajira.

Direktur Yayasan Circle of Imagine Society (CIS) Timor Haris A CH Oematan mengatakan, banyak produk lokal perlahan didorong naik kelas melalui penjualan di pasar daring. Kelompok perempuan di Desa Mutis merupakan dampingan mereka dalam dua tahun terakhir.

Pendampingan dimulai dari pembentukan kelompok UMKM, penguatan kapasitas anggota, produksi, pengemasan produk, hingga penjualan. ”Tim kami yang bantu memasarkan produk mereka di lokapasar. Madu mereka laku keras. Dampak ekonomi mulai kelihatan. Mereka mulai membiayai pendidikan anak-anak dari hasil UMKM,” kata Haris.

Baru-baru ini, perwakilan kelompok perempuan itu difasilitasi untuk menghadiri pameran UMKM yang disponsori Kementerian UMKM di Jakarta. Ketika madu Timor dipamerkan di Jakarta, muncul kebanggaan tersendiri bagi kelompok perempuan Mutis. Pesanan pun berdatangan, bahkan dari luar negeri.

Kini, lanjut Haris, pihaknya mendampingi kelompok perempuan itu agar mendapatkan pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) yang disalurkan melalui sejumlah bank. Namun, tantangannya adalah kondisi jalan yang menyulitkan petugas bank melakukan survei kredit.

Digitalisasi tumbuh

Data Pemerintah Provinsi NTT menyebutkan, jumlah pelaku UMKM di NTT mendekati 370.000 orang. Dari jumlah itu, pelaku UMKM yang terhubung dalam program digitalisasi terus tumbuh dan kini sudah mendekati 10 persen. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mendorong digitalisasi UMKM.

Bagi Melkiades, penguatan digitalisasi harus didukung oleh modal. Ia berharap pelaku UMKM memanfaatkan peluang pinjaman KUR yang disediakan Kementerian UMKM. Pada 2025, realisasi KUR di NTT mencapai Rp 2,75 triliun atau 94,5 persen dari target.

Pada 2026, target penyaluran KUR di NTT sekitar Rp 3 triliun. ”Saya sudah komunikasi dengan Pak Maman (Menteri UMKM Maman Abdurahman), bahwa kalau NTT butuh tambahan alokasi KUR lagi, pasti akan dibantu. Bank penyalur KUR kami minta untuk bantu UMKM,” kata Melkiades.

Melkiades percaya, kemajuan UMKM melalui digitalisasi akan membawa perubahan ekonomi bagi NTT yang hingga kini masih berkutat dengan kemiskinan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk miskin di NTT per Maret 2026 sebanyak 1,04 juta jiwa atau 17,52 persen.

Pengalaman Ajira dan perempuan-perempuan Desa Mutis menunjukkan bahwa digitalisasi tak selalu bermula dari jaringan internet cepat, ponsel terbaru, atau infrastruktur yang sempurna. Di pedalaman Timor, ia bermula dari sebuah ponsel yang disandarkan pada jendela, ditahan potongan kayu, dan dilindungi pelepah pisang agar tidak digoyang angin.

Sinyalnya masih ”GSM” atau geser sedikit mati. Jalannya menuju pasar pun masih panjang dan penuh hambatan.

Namun, dari titik sinyal selebar beberapa sentimeter itulah madu hutan Mutis mulai melintasi batas desa, pulau, bahkan negara. Teknologi yang datang tertatih-tatih itu telah membuka sedikit celah bagi perempuan-perempuan di pedalaman Timor untuk membawa hasil alam dan kerja mereka ke pasar yang jauh lebih luas.

Serial Artikel

Mengantar Senja di Gunung Mutis

Sajian alam nan eksotik di Cagar Alam Gunung Mutis, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Baca Artikel


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Papua Pastikan Tak Ada Wamenpar saat Peristiwa Penembakan di Festival Lembah Baliem
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Dedi Mulyadi Ngotot Lanjutkan Sayembara Tangkap Penjahat: Kita Harus Buat Mereka Takut
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Streamlining BUMN Transportasi Dinilai Penting untuk Perkuat Layanan Publik dan Efisiensi Logistik
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
11.000 Personel Gabungan Perkuat Sinergi Jaga Jakarta Menjelang HUT Ke-81 RI
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Resmi Gabung Arsenal, Bruno Guimaraes Ungkap Pesan Lucu dari Declan Rice
• 18 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.