JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara terkait kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, pada Jumat (7/8/2026).
Pramono menyebut kebakaran terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 21.30 WIB, dan api berhasil dipadamkan pada Sabtu (8/8) pukul 02.30 WIB.
"Itu kebakaran terjadi pada lantai 11,12, 13, 14,15. Sebagian besar OPD yang di sana adalah Bapenda, Dinas Perhubungan, BPSDM, dan sebagainya," kata dia dalam keterangan di Jakarta, Minggu (9/8/2026).
Baca Juga: Polisi Olah TKP Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ungkap Sebaran Api Paling Banyak
Dia menjelaskan sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) terdampak kebakaran gedung Bapenda DKI tersebut.
"Kurang lebih Aparatur Sipil Negara (ASN) ada 1.000 orang," kata Pramono.
Meski demikian terkait penyebab kebakaran, dia menyampaikan pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian.
"Untuk penyebab kebakarannya, saat hari ini kami menunggu secara resmi dari kepolisian untuk menyampaikan," jelasnya, seperti dilaporkan Jurnalis KompasTV, Bongga Wangga.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran melanda Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam.
Dinas Gulkarmat DKI Jakarta lantas melakukan upaya pemadaman api di gedung tersebut. Puluhan unit dan ratusan personel dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman api.
Sementara itu, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung menyatakan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.
"Kami juga berkoordinasi dengan Kadis Damkar langsung, sampai dengan malam ini, alhamdulillah tidak ada korban," ucapnya di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
Saat ini pihaknya menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di Gedung Bapenda DKI Jakarta.
"Kami juga berkoordinasi dengan Puslabfor Bareskrim untuk dapat memastikan penyebab sumber api," ucapnya.
Polres Jakarta Pusat bersama Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) juga telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) awal di Gedung Bapenda DKI pascakebakaran.
Olah TKP dilakukan untuk menelusuri titik awal munculnya api sekaligus mengumpulkan barang bukti yang dapat membantu penyelidikan penyebab kebakaran tersebut.
"Hasil olah TKP sementara yang bisa kita beritahu adalah bahwa penyebaran api paling banyak itu di lantai 11, lantai 12, dan lantai 16," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
"Kemudian ada juga sudah kita ambil beberapa sampel yang mungkin saja menjadi penyebab dari kebakarannya, tapi itu nanti diputuskan atau setelah terlihat hasilnya setelah uji laboratorium forensik," ucapnya.
Kendati demikian, mengatakan, proses olah TKP awal belum selesai karena keterbatasan waktu. Pemeriksaan akan kembali dilanjutkan pada Senin (10/8/2026) besok.
Baca Juga: Selidiki Penyebab Kebakaran Bapenda DKI Jakarta, 10 Saksi Diperiksa Termasuk Korban Selamat
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- pramono anung
- gedung bapenda dki kebakaran
- kebakaran gedung bapenda dki
- kebakaran
- penyebab kebakaran





