Nama Norman Joesoef Mencuat Sebagai Wamenhan, Komisi I DPR: Tunggu Keputusan Presiden

jpnn.com
8 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengatakan bahwa sosok dari kalangan nonmiliter tetap memiliki peluang untuk mengisi posisi wakil menteri pertahanan (wamenhan). Dave menyampaikan itu saat menanggapi mencuatnya nama pengusaha muda, Noerman Joesoef yang santer dikabarkan bakal mengisi posisi wamenhan.

“Apabila nantinya posisi tersebut diisi oleh sosok dari kalangan nonmiliter, saya kira hal itu tidak perlu dipandang sebagai sesuatu yang otomatis menimbulkan gesekan dengan TNI,” kata Dave dalam keterangannya, Sabtu (8/8).

BACA JUGA: Norman Joesoef Sosok Tepat untuk Wamenhan, Bawa Angin Segar bagi Industri Pertahanan

Dave melanjutkan selama pembagian tugas dan kewenangan jelas, komunikasi berjalan baik, serta seluruh pihak bekerja dalam kerangka kebijakan pertahanan yang sama, sinergi dapat berjalan secara profesional. “Yang utama adalah menjaga soliditas dan menempatkan kepentingan pertahanan negara di atas kepentingan lainnya,” ungkapnya.

Menurut dia, latar belakang militer maupun nonmiliter tidak seharusnya menjadi satu-satunya ukuran dalam menentukan sosok yang layak menduduki jabatan wamenhan. Dia menambahkan posisi wamenhan membutuhkan kompetensi, pengalaman, pemahaman terhadap isu strategis pertahanan, serta kemampuan membangun koordinasi yang baik.

BACA JUGA: Norman Joesoef Dinilai Mampu Hadirkan Atmosfer Baru di Kemhan-Industri Pertahanan

"Dengan kapasitas tersebut, seorang wamenhan dapat menjalankan tugasnya secara efektif dan memberikan dukungan yang optimal kepada menteri pertahanan, terlepas dari latar belakang profesinya,” kata dia.

Meski demikian, Dave mengingatkan bahwa keputusan mengenai siapa yang akan mengisi posisi wamenhan sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, Dave meminta publik tidak mendahului proses yang masih berjalan dan menunggu keputusan resmi dari presiden.

BACA JUGA: Kabar Prabowo Pilih Wamenhan Baru, Anggota DPR Ini Ungkit Kemandirian Industri Pertahanan

“Terkait wacana pengisian posisi wakil menteri pertahanan, menurut saya, hal tersebut merupakan bagian dari kewenangan presiden dalam menentukan susunan dan kebutuhan kabinet," ungkapnya.

"Oleh karena itu, kita perlu menunggu keputusan resmi dan tidak mendahului proses yang masih berjalan. Yang terpenting, siapa pun yang nantinya dipercaya harus memiliki kapasitas untuk menjawab kebutuhan organisasi dan memperkuat pelaksanaan kebijakan pertahanan nasional,” katanya.

Nama Norman Joesoef belakangan mencuat dalam wacana pengisian posisi wamenhan. Norman dikenal sebagai pengusaha yang berkecimpung di sektor industri pertahanan. Namun, hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai siapa yang akan dipercaya presiden untuk mengisi posisi tersebut. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dishub DKI: Pengaturan lalin tetap jalan pascakebakaran gedung Bapenda
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Perwira Polisi yang Terlibat Kecelakaan hingga Tewaskan Balita Ditahan, Polres Bone Dalami Dugaan Rem Blong
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Pekerja Informal Masih Jadi Penyangga Pasar Kerja RI
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Koarmada RI gagalkan penyelundupan 1,3 ton narkoba di perairan Kepri 
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Lawan Persaingan Ketat, Daihatsu Perkuat Layanan After Sales
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.