Jakarta Ecotourism Festival 2026: Puluhan Mahasiswa Terjun Langsung Belajar Wisata Berkelanjutan

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Puluhan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Jakarta mendapat pengalaman berbeda melalui rangkaian Jakarta Ecotourism Festival 2026.

Selama tiga hari, mereka diajak menjelajahi berbagai destinasi di Kepulauan Seribu sekaligus mengenal lebih dekat konsep pariwisata berkelanjutan.

Kegiatan yang digelar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta tersebut dimulai pada Jumat pagi, 7 Agustus 2026. Rombongan mahasiswa berangkat dari Dermaga Sunda Kelapa, Jakarta Utara, menuju sejumlah pulau yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan ekowisata.

Peserta berasal dari Universitas Pancasila dan Politeknik Pariwisata Sahid Jakarta. Perjalanan diawali dengan kunjungan ke Pulau Tidung Kecil serta Museum Tulang Ikan Hiu.

Setelah melaksanakan salat Jumat di Pulau Tidung Besar, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pulau Pramuka. Di pulau tersebut, peserta beristirahat sekaligus menikmati makan siang.

Pulau Pramuka sendiri merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Kepulauan Seribu. Selain menjadi salah satu tujuan wisata, wilayah ini juga dikenal sebagai kawasan yang memiliki berbagai aktivitas edukasi bahari.

Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi lokasi konservasi penyu di Pusat Suaka Penyu Pulau Pramuka. Lokasi konservasi tersebut berada di Jalan Ikan Kerompis, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.

Di kawasan perairan Pulau Tidung, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai upaya perlindungan lingkungan berbasis masyarakat. Kawasan tersebut menjadi bagian dari kegiatan rehabilitasi ekosistem terumbu karang dan mangrove, konservasi penyu hijau serta penyu sisik, hingga budidaya ikan nemo.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana sektor pariwisata dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan. Konsep inilah yang menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan ekowisata di Kepulauan Seribu.

Belajar Konservasi Penyu di Pulau Pramuka

Saat berada di Pusat Suaka Penyu Pulau Pramuka, para peserta memperoleh pengetahuan langsung mengenai proses pelestarian penyu yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Keberadaan program konservasi menjadi semakin penting mengingat populasi penyu menghadapi berbagai ancaman, baik dari predator maupun aktivitas manusia.

Petugas Pusat Suaka Penyu, Yuliansyah, menjelaskan bahwa sampah menjadi salah satu ancaman serius bagi penyu di kawasan tersebut.

“Selain hewan predator, manusia juga menjadi ancaman buat penyu, terutama karena kebiasaan membuang sampah sembarangan. Banyak ditemukan kasus penyu yang menelan plastik bening karena mengira ubur-ubur,” ujar Yuliansyah kepada para peserta.

Menurut Yuliansyah, terdapat dua jenis penyu yang dapat ditemukan di Kepulauan Seribu, yakni penyu sisik dan penyu hijau.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemkot Surabaya Memperketat Pengawasan Aset Publik setelah Kursi Besi Ditemukan di Lapak Barang Bekas
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Pro Kontra Jabatan Wakil Kepala Daerah
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Instruksikan 1.000 ASN Kerja dari Rumah
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Polisi Ungkap Identitas 2 Korban Penembakan OTK di Festival Lembah Baliem Papua Pegunungan
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Kemlu Run 2026 di Jakpus Hari Ini, Simak Rekayasa Lalin dan Rute Alternatifnya
• 6 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.