Laba perusahaan industri besar China meningkat 18,7 persen secara tahunan pada semester pertama 2026.
IDXChannel - Laba perusahaan industri besar China meningkat 18,7 persen secara tahunan pada semester pertama 2026.
Dilansir dari Xinhua pada Minggu (9/8/2026), angka tersebut mencakup perusahaan dengan laba setidaknya 20 juta yuan atau sekitar Rp53 miliar.
Menurut Biro Statistik Nasional, perusahaan-perusahaan tersebut mencatat gabungan laba sebanyak 3,95 triliun yuan atau sekitar Rp10.500 triliun pada Januari-Juni.
Pertumbuhan laba perusahaan industri China mencapai 15,1 persen untuk Juni saja, melambat dari 21,1 persen pada Mei.
Ekspor yang tangguh membantu meredam permintaan domestik yang lesu, menyoroti pemulihan ekonomi yang tidak merata meskipun ada upaya para pembuat kebijakan untuk mendorong konsumsi.
Lemahnya konsumsi dan sektor properti terus membebani pertumbuhan ekonomi China secara keseluruhan. Produk domestik bruto (PDB) hanya tumbuh 4,3 persen pada kuartal II-2026, terlemah dalam tiga tahun terakhir.
Pemerintah China hanya menargetkan pertumbuhan PDB di kisaran 4,5 persen hingga 5,0 persen pada 2026, lebih rendah dari tahun lalu. (Wahyu Dwi Anggoro)





