Yayasan Sekolah Harapan Ibu Pertanyakan Dasar Penyimpanan Ratusan Senjata oleh Eks Ketua Yayasan

okezone.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI PP) membantah klaim bahwa ratusan senjata yang ditemukan di lingkungan sekolah berkaitan dengan kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) menembak. Tim hukum yayasan, Alvons Kurnia Palma, meminta pihak yang menyebut keberadaan senjata untuk kebutuhan ekstrakurikuler agar membuktikan dasar dan persetujuan kegiatan tersebut.

"Dapat dikatakan bahwa orang yang mengatakan itu harus membuktikan apakah memang benar yang namanya ketua pembina lama, Pak Suryo yang dikatakan waktu itu ya itu memang sudah mendapatkan persetujuan," kata Alvons di Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026).

Baca Juga :
Buntut Temuan Senjata, Sekolah Islam Harapan Ibu Terapkan Pembelajaran Daring Sepekan

"Keberadaan senjata untuk ekstrakurikuler perlu ditegaskan sejak sekolah berdiri tidak pernah ada ekstrakurikuler menembak, karena tidak mungkin menembak diadakan di dalam area sekolah juga, semua area sekolah adalah tempat terbuka untuk bermain anak, yang tentunya tidak aman untuk anak-anak," ujarnya.

Alvons mengatakan, klaim mengenai persetujuan almarhum Letjen Soerjo terhadap kegiatan tersebut juga perlu dibuktikan. Menurut dia, pada periode yang disebut sebagai awal pengajuan program, kondisi kesehatan Soerjo sudah mengalami keterbatasan.

"Oleh sebab itu, ketika ada yang mengatakan bahwa ini merupakan kegiatan ekstrakurikuler dan itu sudah disetujui tolong dibuktikan. Tolong dibuktikan. Jangan sampai ini menjadi suatu hal-hal yang melegitimasi sesuatu hal yang sebenarnya tidak benar," ujarnya.

Baca Juga :
Sarwendah Bantah Anak Dibully di Sekolah Imbas Konflik dengan Ruben Onsu

Yayasan menyatakan fokus utama mereka saat ini adalah memastikan lingkungan sekolah aman bagi siswa. Mereka menilai keberadaan senjata di area pendidikan bertentangan dengan kepentingan terbaik anak dan tidak sejalan dengan visi pendirian sekolah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Karhutla Bromo Merambah Kawasan B29 Lumajang, BPBD Kerahkan Tim Reaksi Cepat
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
PKS Dukung Prabowo Jika Rekrut Orang Baru di Kabinet: Tak Harus dari Partai
• 19 jam laludetik.com
thumb
Pramono Pastikan Layanan Pajak Jakarta Tetap Normal Seusai Gedung Bapenda DKI Terbakar
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Saepul Pemutilasi Pria di Depok Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
• 19 jam laludetik.com
thumb
Cegah Abrasi di Pulau Terluar, Polda Riau Tanam 2.100 Mangrove di Kepulauan Meranti
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.