Jakarta: Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta membantu proses evakuasi puluhan pelajar SMAN 79 Jakarta yang terdampak kecelakaan lalu lintas di sekitar Cawang UKI, Jakarta Timur. Peristiwa ini terjadi Sabtu sore, 8 Agustus 2026.
"Kecelakaan tersebut melibatkan dua truk. Kendaraan di bagian depan diduga menabrak pembatas beton dan kemudian ditabrak oleh kendaraan yang berada di belakang. Pengemudi truk pertama diduga kehilangan kendali, sementara pada saat yang bersamaan diduga terdapat kendala pada sistem pengereman," tulis keterangan resmi akun Instagram @bussekolahjakarta, dikutip Minggu, 9 Agustus 2026.
Baca Juga :
Pihak UPAS Dishub DKI Jakarta mendistribusikan armada guna memastikan keselamatan para siswa agar dapat segera dipindahkan dari lokasi kejadian menuju tempat yang aman.
"Sebanyak 2 unit armada Bus Sekolah dikerahkan untuk membantu proses evakuasi pelajar SMAN 79 Jakarta. Armada tersebut mengangkut dan mengantar para pelajar kembali ke sekolah setelah terjadi kecelakaan di lokasi," tulis unggahan tersebut.
Dalam peristiwa naas tersebut, dipastikan tidak ada korban jiwa. Namun, beberapa siswa serta seorang pendamping mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan perawatan medis.
Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta membantu proses evakuasi puluhan pelajar SMAN 79 Jakarta yang terdampak kecelakaan lalu lintas di sekitar Cawang UKI, Jakarta Timur. Foto: Akun Instagram @bussekolahjakarta.
"Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Sejumlah pelajar mengalami luka ringan berupa lecet, sementara seorang guru mengalami luka pada bagian kaki dan telah mendapatkan penanganan medis di RS Budi Asih," tulis unggahan tersebut.
Atas insiden ini, pihak pengelola bus sekolah menegaskan komitmennya untuk terus bersiaga serta memberikan dukungan fasilitas transportasi publik yang sigap bagi para siswa di DKI Jakarta.
"UPAS DISHUB DKI Jakarta terus berkomitmen memberikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan responsif bagi masyarakat, khususnya para pelajar," tulis unggahan tersebut.



