Kala Balada Dongkap Panaskan Malam di Ancol

kompas.id
1 jam lalu
Cover Berita

Balada Dongkap langsung merangsak ke depan pagar besi pembatas panggung sesaat setelah The Milo menuntaskan lagu terakhirnya. Balada Dongkap merupakan sebutan bagi para penggemar grup punk asal Bandung, Dongker.

Malam itu, Sabtu (8/8/2026), mereka hendak menyaksikan band kesayangannya tampil bersama Jason Ranti dan Pandu Morfem pada hari kedua Festival Musik The Sounds Project Vol 9 di Ecovention & Ecopark Ancol, Jakarta.

Sejumlah Balada Dongkap mengenakan perlengkapan yang seolah menjadi identitas tersendiri bagi penggemar Dongker, yakni balaclava. Penutup kepala berbentuk topeng rajut dengan warna-warna pastel dan bentuk yang lucu itu kerap dikenakan vokalis Dongker, Arno, saat tampil di atas panggung.

Balada Dongkap mengenakan balaclava saat menyaksikan Dongker manggung.

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Singing along melantunkan lagu Dongker dan Jason Ranti

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Keseruan para penonton Dongker dan Jason Ranti.

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Karena sering dikenakan Arno, balaclava perlahan menjadi penciri visual Dongker. Para penggemar pun mengenakannya sebagai bentuk kecintaan sekaligus cara untuk menunjukkan identitas mereka sebagai Balada Dongkap.

Dongker dan Jason Ranti bersama Pandu Morfem dijadwalkan tampil pukul 20.45 WIB. Namun, sekitar 30 menit sebelumnya, para Balada Dongkap sudah merapat ke area mosh pit untuk mendapatkan posisi terbaik di depan panggung.

Panasnya Jakarta pada musim kemarau, termasuk di kawasan Ancol, tak membuat mereka melepas balaclava dari kepala. Penutup kepala itu tetap dikenakan, meski sebagian penggemar harus berdesakan dan berkeringat, demi tampil serupa dengan sang idola.

Tepat pukul 20.45 WIB, suara nyanyian Balada Dongkap langsung menggema di Venue Garden, salah satu dari tujuh venue yang disiapkan panitia untuk para penampil The Sounds Project Vol 9. Begitu lagu dimainkan, para penonton menyanyikannya bersama-sama. Mereka tampak hafal hampir setiap lirik lagu yang dibawakan.

“Bertaruh pada api. Kuharap takkan mati
Tapi sial, ini padam dan tak terang

Percuma oh-oh
Percuma oh-oh, oh-oh

Semua orang takkan patuh. Semua cinta takkan runtuh
Oleh kuasa (ah-ah). Suara kita

Takkan menyerah di bawah tanah. Kabar baik menunggumu
Datang hari tanpa batas. Tanpa negara, tanpa agama”

Saat lagu “Bertaruh pada Api” yang dirilis pada 2022 dimainkan, Balada Dongkap bernyanyi dengan penuh penghayatan. Tangan mereka membentuk tanda cinta mengikuti irama lagu.

Bahkan saking fanatiknya dengan Dongker, ketika jeda antar lagu dan Jason Ranti tiba-tiba melakukan gimmick dengan menyanyikan refrain sebuah lagu dari penyanyi lain, dari bawah panggung penonton berteriak, “Jeje gak usah. Jangan nyanyiin lagu itu”.

Di sejumlah lagu dengan nuansa punk yang lebih kental, suasana di depan panggung berubah semakin riuh. Balada Dongkap membentuk lingkaran besar atau circle pit. Mereka kemudian berlarian mengitari ruang kosong di tengah lingkaran sembari saling mendorong dan berbenturan.

Dengan penuh semangat Balada Dongkap menyanyikan lagu-lagu Dongker.

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Balada Dongkap antusias menyanyikan lagu-lagu Dongker.

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Balada Dongkap saling membenturkan badan diiringilagu-lagu Dongker.

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Di bagian paling depan, sejumlah penonton juga melakukan crowd surfing. Tubuh penonton yang terlentang diangkat dan digotong menggunakan tangan penonton lainnya hingga bergerak dari tengah kerumunan menuju depan panggung. Sedangkan di sisi depan, sejumlah penonton, dengan disangga temannya dari bawah, berusaha berdiri di atas titian pagar pembatas besi sambil tangannya membentangkan syal bertuliskan “Dongker Jakarta”. Sambil berdiri, mulutnya berusaha menirukan suara lagu yang sedang dinyanyikan oleh Arno dan Jeje, sebutan untuk Jason Ranti.

Petugas keamanan pun harus bersiaga untuk mengantisipasi aktivitas tersebut agar tidak berkembang menjadi kericuhan atau membahayakan penonton. Meski terlihat keras dan penuh benturan, aktivitas para Balada Dongkap berlangsung kondusif hingga lagu terakhir dimainkan.

Kolaborasi Dongker dan Jason Ranti yang baru terjalin dalam satu tahun terakhir itu berhasil membawakan sekitar 10 lagu dalam satu jam penampilan.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Api Kebakaran Gunung Bromo Dilaporkan Merambat ke Arah Bukit B29
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pelaku Mutilasi Depok Incar Motor Korban Usai Lihat Foto Naik PCX
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Investor Saham Indonesia Tembus 10,05 Juta, Naik 16,83% hingga Agustus 2026
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Imbas Gagal Total di Piala AFF 2026, Ketum PSSI Erick Thohir Mulai Didesak Mundur
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Cuma 2 Jam Latihan Beban per Minggu Bisa Bantu Panjangkan Umur
• 20 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.