HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan persiapan pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Lapangan Karebosi diproyeksikan menjadi lokasi utama pelaksanaan upacara tingkat Kota Makassar, sementara seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta segera memetakan kebutuhan teknis dan pembagian tugas masing-masing.
“Sesuai arahan bapak Wali Kota, seluruh persiapan harus dilakukan sejak dini agar pelaksanaan upacara maupun rangkaian kegiatan lainnya dapat berlangsung dengan baik,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Zulkifly, peringatan HUT Kemerdekaan RI merupakan agenda tahunan yang membutuhkan persiapan matang. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus mulai bekerja sejak awal agar pelaksanaan upacara dan berbagai kegiatan pendukung dapat berjalan tertib, lancar, serta semarak.
“Secara teknis, Pemerintah Kota Makassar sudah mematangkan persiapan pelaksanaan peringatan HUT ke-81 tingkat Kota Makassar,” kata Zulkifly.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan terkoordinasi dengan baik, Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Makassar, Irwan Bangsawan, dipercayakan sebagai Ketua Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Makassar.
Zulkifly mengatakan seluruh kebutuhan teknis harus segera dipetakan, termasuk pembagian tugas setiap OPD. Koordinasi lintas perangkat daerah dinilai penting agar tidak terjadi tumpang tindih tugas maupun kekosongan dukungan teknis selama kegiatan berlangsung.
Dinas Perhubungan Kota Makassar diminta menyiapkan rekayasa lalu lintas, pengamanan area, serta dukungan genset untuk memastikan kebutuhan teknis kegiatan dapat terpenuhi.
Sementara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ditugaskan mendukung pengamanan dan kelancaran pelaksanaan upacara.
Kemudian, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta menyiagakan personel selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Dinas Kesehatan juga diminta menyiapkan ambulans dan tenaga medis di lokasi kegiatan sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi darurat maupun kebutuhan kesehatan peserta upacara.
Sedangkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mendapat tugas mengoordinasikan peserta upacara dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, ASN hingga elemen masyarakat lainnya.
Tak hanya kesiapan personel, sarana dan prasarana juga menjadi perhatian utama. Lapangan Karebosi diminta dipastikan dalam kondisi siap digunakan, baik untuk kegiatan latihan maupun pelaksanaan upacara pada puncak peringatan.
“Persiapan lokasi juga akan mencakup penataan area, kebutuhan peserta dan tamu undangan, akses keluar-masuk, hingga dukungan fasilitas penunjang lainnya,” tegasnya.
Zulkifly menegaskan seluruh kebutuhan tersebut harus dipetakan sejak awal sehingga tidak ada persoalan teknis yang muncul menjelang hari pelaksanaan.
Setiap perangkat daerah juga diminta mengirimkan perwakilan pegawai sesuai ketentuan serta memastikan seluruh peserta yang telah ditetapkan hadir di lokasi upacara.
Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mantan wali kota dan wakil wali kota, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta unsur lainnya diminta turut diakomodasi dalam daftar undangan.
Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi perdana, Pemkot Makassar akan kembali menggelar rapat koordinasi pemantapan.
Materi yang akan dipresentasikan antara lain susunan acara, daftar undangan, layout lokasi, kebutuhan sarana dan prasarana, jadwal perlombaan, pembagian tugas masing-masing OPD, hingga agenda kunjungan Wali Kota Makassar selama rangkaian peringatan HUT RI.
“Saya minta pada rapat berikutnya semua sudah membawa bahan yang lengkap, jadwal kegiatan, hingga pembagian tugas masing-masing perangkat daerah agar seluruh persiapan dapat difinalisasi,” pungkas Zulkifly. (*)





