TABLOIDBINTANG.COM - Kebutuhan layanan ortopedi semakin meningkat seiring bertambahnya kasus nyeri sendi, cedera olahraga, hingga operasi penggantian sendi pada kelompok usia lanjut.
Menjawab kebutuhan tersebut, KPJ Healthcare Berhad meluncurkan Orthopaedic & Rheumatology Centre of Excellence di KPJ Penang Specialist Hospital, Malaysia.
Pusat layanan unggulan ini menjadi Centre of Excellence (CoE) ketiga dalam jaringan KPJ Health System (KPJHS).
Kehadirannya memperkuat komitmen KPJ dalam menghadirkan layanan kesehatan terintegrasi yang menggabungkan pelayanan klinis, pendidikan, penelitian, dan inovasi medis.
Mengusung konsep one-stop service, pusat ortopedi ini mengintegrasikan berbagai layanan mulai dari ortopedi, reumatologi, rehabilitasi, diagnostik, hingga manajemen nyeri dalam satu fasilitas.
Dengan begitu, pasien dapat menjalani proses perawatan dari konsultasi hingga pemulihan tanpa harus berpindah rumah sakit.
Operasi Penggantian Sendi Pakai Teknologi AI
Salah satu teknologi unggulan yang ditawarkan adalah penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam operasi penggantian sendi.
Teknologi ini didukung sistem navigasi komputer serta teknik operasi minimal invasif untuk meningkatkan akurasi tindakan, mempercepat pemulihan, dan membantu mengoptimalkan fungsi gerak pasien.
Selain penggantian sendi atau arthroplasty, pusat ini juga menangani berbagai kasus kompleks, seperti bedah tulang belakang, cedera olahraga dan artroskopi, bedah tangan serta mikrosurgeri, bedah kaki dan pergelangan kaki, ortopedi anak, trauma patah tulang, reumatologi, hingga manajemen nyeri.
Untuk mendukung pemulihan pasien, KPJ Penang menghadirkan program rehabilitasi yang dipersonalisasi.
Fasilitasnya juga dilengkapi teknologi modern seperti anti-gravity treadmill, alat yang memungkinkan pasien berlatih berjalan dengan beban tubuh lebih ringan setelah menjalani operasi atau cedera.
Chairman KPJ Health System Governance Council, Chairman KPJ Healthcare University Sdn. Bhd., sekaligus President & Chief Executive Johor Corporation (JCorp), Datuk Syed Mohamed Syed Ibrahim, mengatakan Centre of Excellence KPJ dirancang bukan hanya sebagai fasilitas medis, tetapi juga pusat rujukan internasional.
“Visi kami adalah mengembangkan setiap Centre of Excellence menjadi institusi yang diakui internasional melalui penguatan layanan klinis, penelitian, pendidikan, serta kolaborasi strategis dengan berbagai mitra,” ujarnya.
Peluncuran pusat ortopedi ini menjadi bagian dari strategi KPJ Healthcare untuk membangun 15 Centre of Excellence di Malaysia hingga 2030.
KPJ Penang Specialist Hospital sendiri merupakan rumah sakit tersier dengan kapasitas 270 tempat tidur dan dukungan lebih dari 50 dokter spesialis dari lebih dari 20 bidang keahlian.
Selain ortopedi, KPJ Penang juga mengembangkan layanan Advanced Wound Care serta tele-wound care berbasis AI untuk pemantauan dan penanganan luka jarak jauh.
Melalui inovasi tersebut, KPJ Penang memperkuat posisinya sebagai salah satu tujuan medical tourism di Malaysia, termasuk bagi pasien Indonesia yang membutuhkan layanan ortopedi dengan teknologi terkini.




