REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU — Kebakaran hebat melanda kawasan Pelabuhan Perikanan Karangsong yang terletak di Desa Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, pada Kamis (6/8/2026). Pihak kepolisian pun telah melakukan penyelidikan dalam kejadian tersebut.
Kebakaran itu menghanguskan tiga unit kapal nelayan, satu unit mobil Toyota Fortuner, dua sepeda motor milik anak buah kapal (ABK), tumpukan jaring nelayan, serta sebuah warung semipermanen. Usai menerima laporan, personel Polsek Indramayu bersama Tim Inafis Polres Indramayu langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta mengamankan barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga
Si Jago Merah Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, Tiga Kapal Nelayan Hangus Terbakar
Ancam Demo ke Istana Negara, Nelayan Indramayu Desak Pemerintah Atasi Pendangkalan Muara Karangsong
Kebakaran Gunung Bromo Meluas Capai 176 Hektare, Akses Wisata Ditutup Total
Kapolres Indramayu, AKBP Prianggo PM melalui Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno menjelaskan, insiden bermula saat proses pengisian solar dari mobil tangki milik PT PBP ke empat tangki penampungan di area galangan kapal. "Diduga terjadi korsleting pada salah satu mesin pompa celup sehingga memunculkan percikan api yang kemudian menyulut tangki penampungan berisi solar. Minyak yang meluber menyebabkan api dengan cepat merambat ke area sekitar," ujar Tarno, Jumat (7/8/2026). Kobaran api langsung membesar dan membakar sejumlah aset yang ada di sekitarnya. Kebakaran itupun menimbulkan asap hitam pekat yang membumbung tinggi hingga terlihat dari jarak lebih dari tiga kilometer. .rec-desc {padding: 7px !important;} Bahkan, asap yang tertiup angin menyelimuti kawasan tersebut hingga membuat cuaca seakan mendung. Keberadaan asap itu juga menghalangi jarak pandang petugas yang melakukan upaya pemadaman.