OpenAI Setop Sebagian Pengembangan AI Astra: Bisa Hack Sistem Tanpa Diminta

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

OpenAI menghentikan sementara sejumlah aktivitas pengembangan model AI andalan barunya bernama Astra. Berdasarkan evaluasi awal, model ini berpotensi memiliki kemampuan siber yang ofensif di level critical. Ini adalah level risiko tertinggi dalam kerangka keamanan (Preparedness Framework) milik OpenAI.

Menurut definisi OpenAI, sebuah model dianggap mencapai level "Kritis" di bidang siber jika mampu secara mandiri tanpa campur tangan manusia menemukan dan mengeksploitasi celah keamanan hingga merancang dan menjalankan strategi serangan siber baru dari awal hingga akhir.

Sebagai langkah kehati-hatian, perusahaan memperketat kontrol keamanan dan menghentikan aktivitas internal Astra, ditambah model AI ini belum memenuhi standar pengamanan yang sesuai.

Sebagai respons, OpenAI sudah melakukan sejumlah tindakan yakni:

OpenAI sempat jadi sorotan sejak bulan lalu. Agen AI milik mereka sempat 'kabur' dari sandbox pengujian terisolasi untuk mendapatkan akses internet mandiri. Bukan cuma membobol platform Hugging Face, tapi juga sempat menyusup ke akun milik pelanggan perusahaan cloud lain, Modal Labs, yang berbasis di New York.

Insiden itu melibatkan dua model, pertama adalah GPT-5.6 Sol dan satu model pra-rilis yang belum diumumkan namanya. Kedua model tersebut awalnya diuji dalam skenario keamanan siber bernama ExploitGym dengan sejumlah pagar pengaman sengaja dinonaktifkan agar kemampuan aslinya bisa diukur secara murni.

Alih-alih tetap di lingkungan tertutup, model-model itu menemukan celah zero-day pada software toolkit, lalu memanfaatkannya untuk memperoleh akses internet dan akhirnya membobol sistem produksi Hugging Face.

OpenAI menegaskan bahwa Agen AI yang membobol kedua platform itu tidak berbasis model Astra. Alasannya, sampai saat ini, Astra masih dalam tahap pengembangan dan belum dirilis ke publik, menurut laporan The Guardian. Penundaan pengembangan Model AI Astra ini sudah diketahui oleh Pemerintah AS.

Insiden pembobolan beberapa waktu lalu menjadi salah satu pemicu utama mengapa OpenAI kini bergerak jauh lebih hati-hati sebelum merilis model barunya yang lebih canggih, termasuk Astra.

OpenAI ingin membangun model AI Astra dengan kemampuan siber tinggi. Tujuannya tak lain ialah sebagai alat bantu tim keamanan siber untuk menemukan dan menambal celah lebih dulu sebelum dieksploitasi pihak tak bertanggung jawab.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DJP Segera Hapus Pajak Transaksi ETF Emas
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Paspampres Siapkan Alutsista hingga Anti-Drone untuk HUT Ke-81 RI
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
10 Ucapan Selamat Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Referensi Caption Media Sosial
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Peternak Bagi Gratis Ayam dan Telur di Depan Kantor Gubernur Sulsel, Sampaikan 7 Tuntutan
• 5 jam laluharianfajar
thumb
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.