Jakarta, VIVA – Perkembangan kendaraan elektrifikasi masih menjadi perhatian utama di GIIAS 2026. Selain pandangan Toyota mengenai pilihan teknologi untuk Indonesia, puluhan mobil baru dan inovasi kendaraan listrik juga menarik perhatian pembaca VIVA Otomotif.Berikut tiga artikel terpopuler:
1. Toyota Tegaskan Mobil Listrik Bukan Satu-satunya Jawaban untuk Indonesia
- VIVA/Yunisa Herawati
Toyota menilai mobil listrik murni bukan satu-satunya solusi untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. Kondisi geografis, karakter konsumen, hingga kesiapan infrastruktur membuat pilihan teknologi kendaraan perlu disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Karena itu, teknologi elektrifikasi seperti hybrid dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) masih memiliki peran dalam proses transisi energi. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi Toyota yang mengembangkan berbagai teknologi kendaraan, bukan hanya mobil listrik murni. Baca selengkapnya.
2. 37 Mobil Baru Meluncur di GIIAS 2026
- VIVA/Krisna Wicaksono
GIIAS 2026 menjadi salah satu panggung terbesar bagi produsen otomotif untuk memperkenalkan produk terbaru mereka. Sebanyak 37 mobil baru meluncur dalam ajang yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, dengan model bermesin konvensional hingga kendaraan elektrifikasi.
Banyaknya model baru tersebut memperlihatkan persaingan industri otomotif Indonesia semakin ketat. Pabrikan tidak hanya berlomba menghadirkan desain baru, tetapi juga membawa teknologi hybrid, mobil listrik, hingga berbagai fitur keselamatan dan kenyamanan terbaru. Baca selengkapnya.
3. Mobil Listrik Ini Bisa Tambah Jarak Tempuh Sendiri
- Carscoops
Teknologi kendaraan listrik terus berkembang untuk menjawab salah satu kekhawatiran pengguna, yakni jarak tempuh. Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah sistem yang memungkinkan mobil listrik memperoleh tambahan jarak tempuh tanpa harus sepenuhnya bergantung pada pengisian daya eksternal.
Teknologi tersebut bekerja dengan memanfaatkan sistem penggerak dan pengelolaan energi yang memungkinkan baterai mendapatkan tambahan daya dalam kondisi tertentu. Inovasi seperti ini menunjukkan bahwa pengembangan mobil listrik kini tidak hanya berfokus pada kapasitas baterai, tetapi juga bagaimana energi dapat dikelola secara lebih efisien. Baca selengkapnya.





