Yayasan Harapan Ibu Minta Polisi Sterilisasi Area Sekolah Usai Temuan 995 Airsoft Gun

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Yayasan Harapan Ibu meminta polisi untuk melakukan sterilisasi area lingkungan sekolah mereka di wilayah Jakarta Selatan usai ditemukannya 995 pucuk senjata jenis airsoft gun di sejumlah ruangan sekolah.

Kuasa hukum Yayasan Harapan Ibu, Hermawanto, mengatakan keputusan ini diambil untuk memberi ruang dan waktu kepada kepolisian untuk memastikan lingkungan sekolah sepenuhnya bebas dari senjata.

"Kami meminta kepolisian segera melakukan sterilisasi. Jadi minggu depan tadi disampaikan sekolah akan PJJ total selama satu minggu untuk memastikan keamanan dan keselamatan peserta didik di sekolah," kata Hermawanto dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026).

Baca juga: Beda Pengakuan Pemutilasi Pria di Depok dengan Penyidikan Polisi

Permintaan tersebut, lanjut Hermawanto, telah mendapat respons dari pihak kepolisian.

Menurut dia, Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan akan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan sterilisasi.

"Polres Metro Jakarta Selatan sudah menyatakan berjanji dengan saya (untuk sterilisasi), sudah dikomunikasikan dan tunggu waktunya kami akan lakukan segera," ujar dia.

Hermawanto mengatakan, masih terdapat ruangan yang tertutup dan beberapa di antaranya telah dipasangi garis polisi.

Setelah proses sterilisasi selesai, pihaknya berharap kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat kembali normal tanpa adanya kekhawatiran terhadap keamanan peserta didik.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 995 senjata jenis airsoft gun ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026).

Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan sekolah tersebut, Untung Sangaji, mengatakan bahwa awalnya pihaknya ingin membuka sebuah ruangan untuk kebutuhan para murid.

Baca juga: Siapa yang Bermain dan untuk Apa Menyebarkan Hoaks Demonstrasi?

"Namun tiba-tiba ketika kita membuka (ruangan) untuk kepentingan sekolah ini, kita temukan peralatan yang disebut senjata. Air gun yang bisa membunuh karena larasnya itu polos tidak ada alur," jelas Untung saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

Untung menjelaskan, selain air gun, pihaknya juga menemukan satu pucuk shotgun kaliber 12/70.
"Jumlah senjata genggam itu 995. Lalu shotgun-nya satu, kaliber 12/70," jelasnya.

Temukan senjata api lagi dan narkoba
Setelah penemuan pertama pada 10 Juli 2026, pihak sekolah kembali membuka ruangan lain dengan pendampingan dari kepolisian pada Rabu (5/8/2026).

Pendampingan kepolisian dilakukan lantaran sebelumnya ditemukan senjata di ruangan yang dibuka.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Tadi malam saya ingin juga menggunakan dua ruangan untuk kepentingan guru. Kita konfirmasi dengan Kasat, saya memohon agar saya minta didampingi," kata Untung.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AI Jadi Andalan Baru Cari Nasihat Keuangan, tapi Masih Kurang Dipercaya
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
336 Ribu Orang Berebut Ikut Upacara HUT RI di Istana, Kuota Ditambah
• 8 menit laluliputan6.com
thumb
Keluarga Siap Ikuti Proses Ekshumasi Ungkap Misteri Kematian Sutrimo
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Mal Nipah Makassar Kebakaran, Polisi Cek ke Lokasi
• 16 jam laludetik.com
thumb
Soal Pakta Pertahanan Saudi Cs di Kala Tegangnya Timteng
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.