Kanker Prostat Joe Biden Makin Parah dan Menyebar ke Tulang

suarasurabaya.net
1 jam lalu
Cover Berita

Kanker prostat yang diderita Joseph R. Biden Jr. atau akrab disapa Joe Biden mantan Presiden Amerika Serikat (AS) makin parah dan telah menyebar ke bagian lain tubuh, termasuk tulang yang menyebabkan rasa sakit yang berat. Hal itu disampaikan Hunter Biden, putra Presiden AS ke-46 tersebut.

“Kanker itu telah bermetastasis ke tulangnya dan lebih jauh lagi. Itu sangat menyakitkan dan dalam banyak hal sangat melemahkan,” kata Hunter Biden dalam wawancara dengan BBC yang dikutip The New York Times, Minggu (9/8/2026).

Biden, yang kini berusia 83 tahun, didiagnosis mengidap kanker prostat agresif pada Mei 2025. Saat itu, kantor Biden mengumumkan kondisi tersebut kepada publik.

Tahun lalu, Biden juga menjalani operasi untuk mengangkat lesi kanker kulit dan menyelesaikan satu putaran terapi radiasi.

Ashley Biden putrinya sempat mengunggah video ketika Biden membunyikan bel, tradisi yang biasa dilakukan pasien untuk menandai pencapaian penting dalam proses pengobatan.

Meski demikian, diagnosis tersebut tidak sepenuhnya menghentikan Biden dari aktivitas publik. Baru-baru ini, ia menyampaikan pidato utama dalam acara penggalangan dana untuk Partai Demokrat Maryland.

“Ia masih ada di luar sana. Selama ia masih hidup, saya berjanji, ia akan terus berjuang,” kata Hunter Biden.

Kanker prostat umumnya merupakan penyakit yang berkembang perlahan dan banyak menyerang pria lanjut usia. Penyakit ini bisa berada di tubuh selama bertahun-tahun tanpa gejala atau diagnosis. Namun pada kasus lanjut, kanker prostat sering menyebar ke tulang, seperti yang dialami Biden.

Jill Biden istrinya sekaligus mantan Ibu Negara Amerika Serikat mengatakan hal itu dalam wawancara podcast bersama Kelly Ripa pekan ini.

Menurut para ahli medis, ketika kanker telah menyebar ke tulang, penyakit itu tidak dapat disembuhkan. Jill mengatakan perawatan terhadap suaminya masih terus berlangsung.

“Ia akan selamanya hidup dengan kanker. Itu terus ada. Setiap hari. Dan saya rasa itu berat,” kata Jill Biden.

Biden selama ini dikenal sebagai pendukung riset kanker. Ia juga pernah menghadapi tragedi keluarga akibat penyakit tersebut. Beau Biden putranya meninggal dunia pada 2015 karena glioblastoma, salah satu jenis kanker otak agresif.

Selain kanker, Biden juga pernah mengalami sejumlah masalah kesehatan, termasuk aneurisma otak pada 1988 yang saat itu nyaris mengakhiri karier politiknya. (bil/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
GIIAS 2026 Jadi Panggung Debut 37 Kendaraan dan 10 Merek Baru
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Pekan Ini Dibayangi Data Inflasi AS, Saham WIFI hingga BRMS Layak Dicermati
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Di Balik Kedatangan Danijel Loncar, Ada Misi Persib Bandung Cetak Sejarah Juara 4 Kali Beruntun Super League
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Menyusuri Lorong Bawah Tanah MRT Jakarta
• 4 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.