49 Tahun Pasar Modal Indonesia, Bermula dari Bursa di Batavia

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: 10 Agustus 2026 menjadi peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia oleh pemerintah pada 10 Agustus 1977.

Peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia mengangkat tema "Transformasi Berkelanjutan untuk Pasar Modal Terpercaya dan Tangguh". Peringatan tersebut digelar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

"Melalui Peringatan 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia, mari bersama mendukung transformasi Pasar Modal Indonesia agar semakin inklusif, transparan, dan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi.
 

Baca Juga :

8 Rekomendasi Tempat Wisata Sejarah untuk Rayakan HUT ke-81 RI
Sejarah Pasar Modal Indonesia
Secara historis, pasar modal Indonesia telah hadir jauh sebelum Indonesia merdeka. Bursa efek pertama kali hadir pada 1912 di Batavia pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Pasar modal ketika itu didirikan untuk kepentingan pemerintah kolonial. Namun, perkembangan pasar modal Indonesia tidak berjalan sesuai harapan dan pada beberapa periode mengalami kevakuman.


Ilustrasi Gedung BEI. Foto: dok MI.


Kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain Perang Dunia I dan Perang Dunia II, perpindahan kekuasaan dari pemerintah kolonial kepada pemerintah Indonesia, serta berbagai kondisi yang menyebabkan kegiatan bursa efek tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Pemerintah kemudian mengaktifkan kembali pasar modal Indonesia pada 10 Agustus 1977. Setelah itu, pasar modal mulai berkembang seiring dengan berbagai insentif dan regulasi yang dikeluarkan pemerintah.

Dalam perkembangannya, pasar modal Indonesia memiliki visi menjadi bursa yang kompetitif dengan kredibilitas tingkat dunia.
 

Baca Juga :

Sejarah Lomba 17 Agustus, Balap Karung, Makan Kerupuk dan Panjat Pinang
  Misi pasar modal Indonesia
Adapun misinya adalah menciptakan infrastruktur pasar keuangan yang terpercaya dan kredibel untuk mewujudkan pasar yang teratur, wajar, dan efisien serta dapat diakses seluruh pemangku kepentingan melalui produk dan layanan yang inovatif.

Pasar modal Indonesia juga memiliki empat nilai utama atau core values, yakni teamwork, integrity, professionalism, dan service excellence.

Teamwork berarti senantiasa bekerja sama secara sinergis untuk mencapai tujuan bersama. Integrity mencerminkan konsistensi antara pikiran, ucapan, dan tindakan dengan menjunjung tinggi kejujuran, transparansi, serta independensi sesuai dengan nilai perusahaan dan norma yang berlaku.

Sementara itu, professionalism berarti menunjukkan sikap dan kompetensi dengan penuh tanggung jawab untuk memberikan hasil terbaik. Adapun service excellence berarti senantiasa memberikan layanan terbaik bagi pemangku kepentingan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pendaftaran HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Ditutup, Pemerintah Siapkan Pesta Rakyat dan Karnaval
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
PSSI minta publik tak hujat pemain terkait Piala AFF
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
• 6 jam laluberitajatim.com
thumb
Pedagang Bendera Musiman di Rangkasbitung Raup Omzet Puluhan Juta
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Teka-teki Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.