Washington: Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan pasukan AS telah mengalihkan 55 kapal komersial, menonaktifkan dua kapal, dan menaiki dua kapal lainnya dalam operasi penegakan blokade terhadap Iran.
“Para pelaut AS menjalankan operasi dari kapal perusak USS Ross (DDG 71), yang menjadi bagian dari lebih dari 20 kapal perang AS yang dikerahkan di Timur Tengah untuk mendukung berbagai misi militer, termasuk penegakan blokade tersebut,” kata CENTCOM dalam unggahan di platform X, dikutip dari TRT World, Senin, 10 Agustus 2026
CENTCOM tidak menjelaskan identitas kapal-kapal yang dialihkan maupun keadaan yang melatarbelakangi tindakan tersebut.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat sejak Februari, ketika AS dan Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran. Teheran kemudian membalas dengan serangan rudal dan drone yang menyasar negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.
Kedua negara sempat menyepakati gencatan senjata pada April dan menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan pada Juni untuk mengakhiri konflik serta membuka jalan menuju perjanjian damai yang lebih permanen.
Namun, kesepakatan itu runtuh pada bulan lalu setelah kedua pihak kembali saling melancarkan serangan selama hampir dua pekan, sebelum Presiden AS Donald Trump menghentikan pengeboman di tengah munculnya laporan mengenai upaya perundingan baru.
Baca juga: Iran: Kesepakatan Selat Hormuz dengan Oman Hampir Rampung, AS Harus Penuhi Syarat




