Menteri Arifah Mendorong Anak Indonesia Berani Belajar, Berkreasi, dan Mengembangkan Potensi

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mendorong pemberian ruang yang luas bagi anak Indonesia untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi dalam lingkungan yang aman dan nyaman.

Arifah menyampaikan hal tersebut saat menghadiri perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang diselenggarakan lembaga komunitas Buddhisme Soka Gakkai Indonesia di Jakarta, Senin (10/8/2026).

"Saya mengapresiasi komitmen Soka Gakkai Indonesia yang terus memberikan ruang bagi anak untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi anak-anak," kata Arifah.

Menurut Arifah, tema yang diusung Soka Gakkai Indonesia, "Aku Bisa, Aku Hebat, Aku Indonesia", sejalan dengan tema HAN 2026, yakni "Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan".

Arifah mengajak anak-anak untuk terus belajar dan menjalani proses pengembangan diri serta tidak ragu menyampaikan gagasan maupun mengekspresikan diri.

"Semangat Soka Gakkai untuk berpartisipasi mewujudkan anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, berdaya, dan berkualitas perlu kita semua apresiasi dan saya berharap komitmen Soka Gakkai untuk anak-anak Indonesia dapat terus dijaga," kata Menteri Arifah Fauzi.

Ia juga menekankan bahwa anak memiliki peran penting bagi masa depan Indonesia sehingga perlu mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan mereka.

"Untuk anak-anakku di Soka Gakkai Indonesia, teruslah belajar dan berproses. Jangan ragu untuk bermimpi, berani berbicara, berekspresi, dan berinovasi. Kalian adalah bagian penting dari masa depan Indonesia," ucap Menteri PPPA Arifah Fauzi.

Ketua Soka Gakkai Indonesia Antonius Polim mengatakan setiap anak memiliki potensi dan hak untuk tumbuh serta memperoleh kesempatan mengembangkan dirinya.

"Anak-anak adalah utusan dari masa depan. Setiap anak membawa misi uniknya masing-masing dan mereka berhak mendapatkan kebahagiaan dan kesempatan untuk tumbuh," ujar Antonius.

Antonius juga mengajak orang tua menjadikan peringatan HAN sebagai momentum untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan anak.

Menurutnya, orang tua tidak hanya berperan mendidik, tetapi juga dapat belajar dari anak untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, tulus, dan penuh kasih.

Perayaan HAN Soka Gakkai Indonesia 2026 menjadi bagian dari upaya menyediakan ruang bagi anak untuk tumbuh, belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensinya.

Kolaborasi pemerintah, keluarga, masyarakat, dan berbagai pihak diperlukan untuk memastikan anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman dan nyaman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Perintahkan Penanganan Maksimal Kebakaran Hutan Imbas El Nino
• 30 menit lalukompas.com
thumb
Klarifikasi Aldi Taher usai Terobos Panggung JET dan Peluk Nic Cester di TSP
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Daftar Jalan di Kota Tangerang yang Diperbaiki dan Jalur Alternatifnya
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
RI Butuh Investasi Rp 8.705 Triliun pada 2027, 91 Persen Harus Dibiayai Swasta
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.