JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan ulang pemeriksaan Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudy Tanoe, terkait kasus dugaan korupsi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).
Penjadwalan ulang ini dilakukan atas permintaan pihak Rudy yang sebelumnya tidak memenuhi panggilan penyidik.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo menyebut, pihaknya akan kembali menjadwalkan pemeriksaan Rudy pada Selasa (11/8/2026).
"Benar, yang bersangkutan meminta penjadwalan ulang untuk pemeriksaannya pada 11 Agustus 2026," ungkap Budi, Senin (10/8/2026).
Baca Juga: KPK Jadwalkan Pemeriksaan Rudy Tanoe Terkait Kasus Bansos Hari Ini
KPK pun meyakini Rudy akan memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi pada Selasa besok.
"KPK meyakini yang bersangkutan akan hadir dalam pemeriksaan tersebut, terlebih sesuai jadwal yang diajukannya," ucapnya, dilansir Antara.
Rudy sudah berstatus tersangka dalam perkara tersebut. Namun, pada pemeriksaan besok, ia akan dimintai keterangan dalam kapasitasnya sebagai saksi.
Sebelumnya, kuasa hukum Rudy Tanoe, Ricky HP Sitohang, mengatakan kliennya tidak dapat memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi perkara tersebut pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Menurut penuturannya, hal itu karena kliennya telah memiliki jadwal pemeriksaan kesehatan.
Pihaknya pun kemudian meminta KPK untuk menjadwalkan ulang pemeriksaan Rudy menjadi 11 Agustus 2026.
"Pada prinsipnya, kami akan selalu kooperatif dan tetap menghormati serta mematuhi prosedur hukum yang berlaku," kata Ricky, Minggu (9/8/2026).
Baca Juga: Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo Jadi Tersangka Kasus Penyaluran Bansos, Ajukan Praperadilan
Sebagai informasi, perkara tersebut merupakan pengembangan penyidikan dugaan korupsi dalam penyaluran bansos beras bagi keluarga penerima manfaat PKH di Kementerian Sosial periode 2020–2021 yang menjerat mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dan kawan-kawan sebelumnya.
Lembaga antirasuah sebelumnya mengumumkan pengembangan penyidikan kasus itu pada 19 Agustus 2025 lalu.
KPK menetapkan total tiga orang dan dua korporasi sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dalam penyaluran bansos beras tersebut.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV/Antara
- kpk
- pemeriksaan rudy tanoe
- rudy tanoe
- kasus bansos
- penjadwalan ulang pemeriksaan rudy tanoe
- juliari batubara





