jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman mendorong perbaikan SOP dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.
"Jadi, untuk ke depannya kami mendorong supaya SOP mereka itu benar-benar diperbaiki," kata Alex kepada awak media, Senin (10/8).
BACA JUGA: Beginilah Kondisi Kawasan Gunung Bromo Setelah Terbakar
Legislator fraksi PDI Perjuangan itu mengatakan seharusnya ada komandan dalam penanganan kasus karhutla di Gunung Bromo.
Terlebih lagi, kata dia, cakupan kebakaran di area Bromo telah mencapai 720 hektare dari sebelumnya 550 hektare.
BACA JUGA: Ini Penyebab Kebakaran di Gunung Bromo Makin Meluas
Alex menyadari Kemenhut punya kewenangan mengurusi area Gunung Bromo, termasuk memitigasi terjadinya karhutla di kawasan tersebut.
"Namun, kalau sudah terjadi dan ini lintas wilayah administrasi, itu seharusnya yang menjadi komandan itu BNPB," ujarnya.
BACA JUGA: 60 Hektare Kawasan Gunung Bromo Dilanda Karhutla, Begini Kondisinya
Alex sendiri menyebut kendala dalam penanganan karhutla di kawasan Gunung Bromo terkait asap tebal.
Sebab, kata dia, Kemenhut tidak bisa menerapkan water bombing dari udara demi memadamkan api.
"Itu susah memang karena asap yang tebal, sehingga faktor soal masalah keamanan penerbangan lah, ya," ujarnya.
Dia berharap ke depan cuaca bisa membantu jajaran Kemenhut melaksanakan water bombing dengan asap yang disingkirkan.
"Pertama itu penggunaan teknologi yang jauh lebih canggih, ya, selain water bombing dan modifikasi cuaca. Bisa jadi ada sejenis cairan atau gel yang bisa disemprot dari udara untuk pemadaman," katanya. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Penyebab Kecelakaan Jip Wisata di Gunung Bromo, 2 Orang Tewas
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan




