HARIAN.FAJAR.CO.ID, AMSTERDAM — Maarten Paes mendapat ancaman serius setelah Marc-Andre Ter Stegen langsung tampil gemilang dalam debutnya bersama Ajax Amsterdam.
Ter Stegen menjadi Man of the Match saat Ajax mengalahkan PEC Zwolle 2-0 pada lanjutan Liga Belanda, Minggu (9/8/2026).
Kiper pinjaman dari Barcelona itu mencatat dua penyelamatan dan memperoleh rating 7,5 dari Sofascore.
Performa tersebut membuat persaingan di bawah mistar Ajax semakin sengit, sekaligus membuka peluang Ter Stegen merebut posisi Paes.
Ter Stegen Langsung Jadi BintangDebut Ter Stegen bersama Ajax berakhir sempurna. Ia mampu menjaga gawang timnya tetap steril hingga pertandingan berakhir.
Ajax mengamankan kemenangan 2-0 berkat gol Jorthy Mokio dan Julian Brandt dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion MAC PARK.
Selain mencatat clean sheet, Ter Stegen juga tampil tenang sepanjang laga dan beberapa kali melakukan penyelamatan penting.
Kontribusinya membuat kiper asal Jerman tersebut dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.
Ajax memberikan apresiasi atas penampilan impresif mantan penjaga gawang Barcelona itu.
“Clean sheet dalam debutnya bersama Ajax dan dipilih sebagai Pemain Terbaik. Penampilan bagus, Marc ter Stegen,” tulis Ajax.
Paes Hanya Jadi CadanganKondisi tersebut menjadi sinyal kurang menguntungkan bagi Maarten Paes.
Sejak bergabung dengan Ajax pada pertengahan musim lalu, kiper Timnas Indonesia tersebut menjadi salah satu pilihan utama di bawah mistar.
Namun, kedatangan Ter Stegen mengubah peta persaingan penjaga gawang Ajax.
Ketika menghadapi PEC Zwolle, Paes tidak dimainkan sejak awal. Ia bersama kiper Ajax lainnya, Joeri Heerkens, hanya berada di bangku cadangan.
Ter Stegen justru mendapatkan kepercayaan sebagai starter dan langsung membayarnya dengan performa meyakinkan.
Jika mampu mempertahankan penampilan seperti saat debut, Ter Stegen berpotensi menjadi pilihan utama pelatih Ajax untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.
Persaingan Kiper Ajax MemanasPaes kini menghadapi tantangan untuk kembali mendapatkan kepercayaan sebagai penjaga gawang utama.
Kehadiran Ter Stegen memberikan pelatih Ajax opsi baru dengan pengalaman yang sangat panjang di level tertinggi sepak bola Eropa.
Situasi ini membuat Paes harus bersaing bukan hanya dengan Heerkens, tetapi juga dengan kiper berpengalaman asal Jerman tersebut.
Meski demikian, satu pertandingan belum menentukan posisi akhir masing-masing pemain.
Paes masih memiliki kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya dan kembali merebut tempat di starting XI Ajax.
Paes Sebelumnya Jadi AndalanSebelum Ter Stegen menjalani debutnya di Liga Belanda, Paes masih mendapatkan kepercayaan dalam pertandingan kualifikasi UEFA Conference League.
Ajax menghadapi Shelbourne pada leg pertama dan berhasil meraih kemenangan 3-1.
Dalam laga tersebut, Paes turut membantu Ajax mengamankan hasil positif.
Musim ini, Ajax memiliki agenda yang cukup padat. Selain Eredivisie dan Piala KNVB, klub tersebut juga berpeluang melanjutkan perjalanan di UEFA Conference League.
Karena itu, persaingan di posisi penjaga gawang kemungkinan tidak hanya ditentukan oleh satu pertandingan.
Rotasi, performa, kondisi fisik, serta kebutuhan taktik akan menjadi pertimbangan penting dalam menentukan pilihan utama.
Bagi Paes, performa Ter Stegen di laga debut menjadi tantangan sekaligus motivasi untuk meningkatkan penampilan.
Sementara bagi Ter Stegen, status Man of the Match pada pertandingan pertamanya menjadi awal ideal untuk membangun kepercayaan di Ajax.
Persaingan keduanya kini menjadi salah satu hal yang patut dinantikan sepanjang musim 2026/2027. (*)





